Weast × East

Weast × East

  • WpView
    Reads 267
  • WpVote
    Votes 141
  • WpPart
    Parts 28
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 9, 2021
WpInfo
Fiction
Fantasy
Mengalahkan, merusak, menyalahkan, dan berpihak. Rangkaian dilema yang berkepanjangan dalam kerajaan. Dimana munculnya kepercayaan 'penyihir menara dan gadis asuhannya' bahwa menundukkan kehebatan hutan tak perlu menyiapkan sederet pasukan dan perang. - Arzaz bertanya, "Apa yang saat ini kamu sesali selain karena hutan ini?" Kathryn tersenyum. "Terus berlari mengejar tujuan, tetapi lupa menikmati perjalanan." ______________________________________________ Cerita ini ditulis oleh member kelas 4 khususnya kelompok 3 yang beranggotakan: - Jamilah - Septia maqrifah - Gladys dwi utami
All Rights Reserved
#311
cerbung
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Scrivener's Curse
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • Paramita『ꦥꦸꦂꦤ』
  • Hutan Terlarang [END]
  • One eye that hides the truth (Complete/TAMAT)
  • Natio

Lima abad ketertiban berdiri di atas satu dusta mematikan. Elara, seorang Senior Scrivener di Guild Penjaga Sastra, hidup untuk menyalin dan mengawasi naskah suci-hingga suatu malam baris-baris cahaya merah-emas merayap di kulitnya. Kutukan Penulis memberinya kemampuan membaca esensi konseptual di balik tinta, dan menyingkap nama Pendiri keenam yang telah dihapus dari setiap kronik resmi. Dalam sekejap Elara dicap bidah. Ia melarikan diri dari menara marmer Veridia ke lorong-lorong berkabut di tepi Sungai Atheria, dibantu Finn-pencuri licin yang tak percaya siapa pun. Sambil menghindari pemburu Guild, Elara mengurai petunjuk terlarang: jurnal tua yang berdenyut sihir, reruntuhan "Tanah Terbelah", dan bisikan rakyat yang sejarahnya disembunyikan. Setiap halaman yang disentuh memakan tubuh dan pikirannya, namun juga mendekatkannya pada kebenaran besar. Di belakangnya, Kepala Scrivener Valerius bersumpah membungkam segala celah sejarah, sedangkan Kanselir Agung Theron menjaga takhta yang dibangun di atas kebohongan itu. Bila Elara berhasil menyatukan serpihan masa lampau sebelum Kutukan melahapnya, percikan pemberontakan dapat membakar Aethelgard-atau menjatuhkan kerajaan ke dalam kekacauan yang tak terlihat sejak "Pembersihan Agung". Pengetahuan adalah kekuatan, dan setiap kekuatan menuntut harga. Beberapa kebenaran tertulis dengan darah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines