Atualizamos nossas Diretrizes de Conteúdo.
Consulte as diretrizes mais recentes para continuar compartilhando histórias com segurança.
Saiba mais
Maaf | Ten

Maaf | Ten

  • WpView
    Leituras 66
  • WpVote
    Votos 5
  • WpPart
    Capítulos 6
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sáb, dez 4, 2021
WpInfo
Ficção
Romance
"Pokoknya kita bertiga harus bersahabat selamanya, oke?" ---------- "Mulai detik ini, gue nggak mau punya sahabat kaya lo, dasar brengs*k!" ---------- "Kak, sampai kapanpun aku bakalan tetep suka dan sayang sama kakak, sekalipun kakakku sendiri menganggap kakak orang yang nggak baik. Karena apa? Ya karena aku percaya sama kakak kalau kakak bukan orang yang seburuk itu, paham?" ---------- "Andai saja aku tidak menerimanya, mungkin sampai detik ini kau masih ada disini. Maaf." ---------- Ini bukan soal kisah cinta yang berjalan dengan mulus semulus jalan tol, bukan juga kisah persahabatan yang hanya diisi dengan canda dan tawa seperti stand up komedi. Namun ini adalah kisah seorang laki-laki yang berusaha untuk berdamai dengan masa lalu dan meluruskan kesalah pahaman agar kepercayaan itu kembali ada.
Todos os Direitos Reservados
#481
pertengkaran
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • ALYA (END)
  • Laskar Jingga
  • Melodi Terakhir
  • Semesta untuk sean
  • ARKAN |END| Belum Revisi
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • No Longer Mate
  • ALVARA

"Kamu sebenarnya kenapa? Setiap kali aku mencoba mendekati kamu, kamu selalu bersikap kayak gini." "Karena gue gak suka lo, ngerti?" "Gimana kalau aku jatuh cinta sama kamu," Alya menatap mata Albert. Albert berdecak, "Benar dugaan gue, lo sama aja kayak perempuan lainnya," "Murahan." Mata Alya berkaca-kaca saat mendengar perkataan Albert, "Murahan? Memangnya salah kalau aku jatuh cinta sama kamu?" "Lo benar-benar murahan." __________ "Kamu siapa?" Deg Albert tertegun saat mendengar penuturan gadis di hadapannya. "Lo bercanda kan?" "Jangan pegang-pegang!" sentak Alya saat Albert menggenggam tangannya. __________ "Kamu ngapain ke sini lagi?" "Aku kan udah bilang kemarin kalau mau datang hari ini." "Tapi aku gak suka sama kehadiran kamu," ujar Alya mengungkapkan isi pikirannya. "Tapi aku ingin ketemu kamu," "Kenapa kamu gak suka sama kehadiran aku?" "Wajah kamu ngeselin," __________ "Kamu butuh sesuatu?" Alya menggeleng. "Mau makan buah?" lagi-lagi Alya menggeleng. "Nonton televisi?" tawar Albert. "Berisik! Lebih baik kamu diam!" kesal Alya ketika ditanya terus-menerus oleh Albert. Kalau penasaran, langsung baca aja ya^^ Happy reading❤ Rank : # 1 mostwanted (27-05-23) # 1cool (16-04-23) # 1 dingin (16-04-23) # 1 tennfiction (23-09-20) # 2 iceboy (26-06-21) # 6 cuek (16-04-23) # 8 cerita (02-10-20) # 21 coolboy (18-07-21) # 22 love (14-10-21) # 30 highschool (27-09-20) # 32 wattpad (27-09-20) # 33 sweet (25-09-20) # 37 sahabat (02-10-20) # 48 cerita (14-10-21) # 50 fiksi (09-10-21)

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo