12 Kisah Obelio

12 Kisah Obelio

  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 19, 2023
Hai, ini mungkin sebuah cerita membosankan tapi perkenalkan dulu, namaku Obeilo. Biasa di panggil Beil. Aku adalah si beruntung, mempunyai keluarga harmonis, berkecukupan, mempunyai banyak saudara, hidup dengan tidak adanya momentum ekstrim dari sebuah konflik hidup membuat aku di kenal sebagai Beil si anak yang hidupnya membosankan. Aku tidak mengerti, bukannya hidup tanpa konflik itu bagus? Kenapa banyak orang yang bernasib sama denganku malah mencoba keluar dari zona nyaman? Yah, ini aku Beil yang sehari-hari hanya bermalas-malasan di rumah. Aku mempunyai adik perempuan yang selalu ingin di ceritakan sebuah cerita dongeng setiap malam, dia selalu bosan ketika aku menceritakan cerita Hansel and Gretel atau cerita Putri Salju. Makanya, aku membuat 12 karangan dongeng ku sendiri untuk aku ceritakan. Tapi dia malah bilang cerita yang aku buat terlalu mengerikan dan tidak dimengerti. Saat hari kedua ingin menceritakannya, adikku malah bersembunyi di bawah kasur. Memangnya semengerikan apa? Aku hanya membuat cerita bergenre romantis yang ending nya realistis. Ayo, baca pelan-pelan dan resapi satu kisah bersama adikku.
All Rights Reserved
#783
gore
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lubuk Aksara
  • Setulus Kasihmu (End)
  • After We Got Married
  • I Want U! (Tamat)
  • Perpindahan Dimensi Sang Penulis
  • Parts of You
  • GENRENYA SALAH! (Tamat)
  • M E M O R Y  (On Going)
  • Alisa's Story

WARNING!!! BELUM REVISI Airin merupakan wanita berumur kepala tiga yang berstatus lajang. Ketika teman-teman sudah memiliki buntut dia masih betah sendiri, menikmati masa sendirian. Dia bekerja di sebuah penerbit buku yang lumayan besar di kotanya. Dia hidup berdua dengan sang ibu sehingga dia memilki kesan yang cukup cuek dan juga tidak perduli dengan sekitar. Tinggal di ibu kota membuat dia juga semakin membatasi diri dengan lingkungan yang lain. Airin betah melajang di umur kepala tiga dan itu membuat ibunya sakit kepala yang luar biasa. "Mu sampai kapan, kamu tetap akan melajang?" aku menghela nafas dengan kasar sembari meneruskan satu persatu kata yang mulai ku tulis. "Nanti Bu." jawabku dengan mengetik kembali tulisan yang apa yang aku sudah pikirkan. "Kau bukan remaja lagi, tapi kau sudah dewasa. Jangan terpuruk itu sudah lama tapi kamu masih berada di lingkaran setan terus menerus?" aku terdiam sejenak lalu tetap melanjutkan setiap kata yang terpikirkan olehku dan menghiraukan ucapan dari Ibuku. Itulah perdebatan antara anak dan Ibu yang selalu menanyakan, "kapan aku menikah," dan juga "kapan aku bisa bangkit dari masa lalu yang kelam?" Aku benci pertanyaan itu, jika yang bertanya bukan Ibuku pasti aku ku lempar menggunakan sepatuku. Andaikan Ibu tahu bahwa sejak itu pula aku membenci lelaki dan juga aku sangat malas dekat dengannya. 24-02-2024 Berondong 8/585 10-03-2024 Pendek 11)4,6 ribu

More details
WpActionLinkContent Guidelines