Herzlich Willkommen!

Herzlich Willkommen!

  • WpView
    Reads 468
  • WpVote
    Votes 94
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 11, 2021
WpInfo
Non-Fiction
Dengar? Suara-suara sumbang milik manusia berserakan ke seluruh dunia, melayang-layang sampai terantuk pada lapisan statosfer. Memangnya, apa yang bumi perbuat pada populasi idealis ini? Sampai-sampai jeritannya menggelegar memutus pita suara, sebelum memutus roh dari jasadnya? Oh ... ternyata, manusianya yang dungu, lantaran saling tusuk, sesudah saling percaya. ©rangasbengkok 2021 Pict, Darling World on Pinterest
All Rights Reserved
#276
diksi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • NOESIS [END]
  • MISTERI PETUALANGAN DALAM LABIRIN ILUSI
  • TOXIC!
  • Tentang Ursulanda | dan bagaimana kami memenangkannya [ TAMAT ] [Revisi]
  • LEADER MAFIA GIRL [END]
  • Catatan sang Musafir (Completed)
  • ﹪ ׅ 𝅦𝅦 Ur smile :D ☆ countryhumans Indonesia ━ׄ┈⋄⃞🇮🇩̷𝆭
  • Langit Langit Damaskus Bersaksi
  • [3] Aksara, Rasa, Asa | ✔

Setiap pagi dimulai dengan nada yang sama. Nada yang tidak asing, tapi juga tak pernah benar-benar diingat. Seperti dengung lembut yang tumbuh dari dinding, atau bisikan yang terlalu sopan untuk membangunkan siapa pun. Anak-anak terbangun perlahan. Mereka tahu kapan harus duduk, kapan harus tersenyum, dan kapan harus mengatakan "terima kasih" pada sesuatu yang tidak pernah mereka lihat. Langit tak pernah berubah. Lantai tak pernah berdebu. Hari-hari disusun rapi seperti barisan seprai yang terlipat. Tidak ada yang jatuh. Tidak ada yang hilang. Kecuali... sesuatu yang tidak pernah disebut. Di antara semua yang seragam, ada satu yang tidak persis cocok. Seorang anak perempuan yang terlalu tenang, terlalu sering diam di tengah keramaian, dan matanya-selalu mencari sesuatu yang tidak terlihat orang lain. Serene. Ia menulis hal-hal kecil di balik kertas tugas. Hal-hal yang tidak pernah diajarkan, dan tidak boleh ditanyakan. Ia mencatat kapan musik terasa sedikit lebih sendu, kapan suara langkah di lorong tidak cocok dengan jumlah kaki. Orang bilang Serene hanya anak yang suka berpikir. Anak yang tidak pernah nakal, tidak pernah melawan. Tapi mereka tidak tahu... diam itu kadang bukan berarti lupa, melainkan mengingat terlalu banyak. Dan pagi-pagi di tempat ini, yang seharusnya hangat dan tenang, perlahan mulai terdengar berbeda- bukan karena ada suara baru, tapi karena seseorang mulai benar-benar mendengarkan. [Update setiap Malam] 《DISCLAIMER》 [DON'T COPY PASTE MY STORY!!] *Aku butuh sebuah 🌟 agar mereka yang tak terlihat tidak mendekat * Start = 14 mei 2025 Finish =

More details
WpActionLinkContent Guidelines