Sumpah Juli

Sumpah Juli

  • WpView
    Lecturas 1
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, jul 9, 2021
WpInfo
Poesía
Mei dan rasa sakitnya tergantikan Juli dengan kisahnya. Bagaimanapun ini tetap hidup, sekuat apapun Aku berusaha menguatkan hati dan meneguhkan jiwa untuk diriku sendiri Aku tetaplah seorang perempuan dengan berbagai kesejatiannya. Sedikit cerita yang memekikkan telinga, meronta-ronta atma dan menciptakan satu demi satu prasangka. Aku mencoba tegar dalam keadaan sesisi jiwa terbakar, mencoba sabar walaupun sebenarnya Aku tak akan mampu terus-menerus bersabar. Mereka yang seenaknya mematahkan tanpa berpikir panjang akan akibatnya terhadap hidupku, mereka yang seenaknya masuk dalam daftar catatan kisah kecilku lalu memberantakkan setiap kali Aku merapikannya lagi, dan mereka pula yang berpura-pura begini dan begitu tanpa bersikap empati akan apa yang mereka bekaskan di sini. Dulu selalu kusalahkan kenyataan membiarkan diriku sendiri tenang di istana awan, sekarang Aku bukan sosok itu lagi Aku bahkan hampir menyerah menyalahkan kenyataan itu dan termakan oleh buaian nafsu, Aku hampir kehabisan kendali dan bersikap seolah-olah tidak ada apa-apa. Aku hidup dengan hidupku sendiri begitu pula dengan mereka, mereka hidup dengan hidup mereka sendiri. Tentang Aku yang sebegininya menciptakan Asa menyuratkan sebuah harapan pada Tuhan, tentang Aku yang sebegininya memohon kepada Tuhan supaya Ia tak menjauhkanku dari-Nya. Aku hanya ingin bersama-Nya dan bukankah semuanya memanglah milik-Nya, tak apa Aku mulai lagi semua dari yang kecil sedikit demi sedikit namun pasti. "Aku kuat lagi, Aku diriku lagi, Aku menemukanku lagi, Aku tak sendiri, Aku bersama ruhku lagi, Aku dan Tuhanku, Aku kembali". @:Luluk_Maslukha. @:tajuk-anggun-mutiara.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Sekali Lagi (End)
  • Too Good To Be (True) Dominan [END]
  • Mahligai Sunyi
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • IF YOU
  • Perjalanan Cintaku...
  • Antara Dendam dan Cinta
  • Air Mata Cinta
  • The Love Story" Kurus & Mancung"

"Tolong kasih aku kesempatan buat deketin kamu lagi Rin. Aku udah nunggu kamu selama ini. Aku gak mau kehilangan kamu lagi." Arya berkata sambil menatap mataku dalam. Aku tergagap menatap matanya. Segera kualihkan pandanganku ke arah lain. Ya Tuhan perasaan apa ini. Tiba-tiba hatiku bergetar dan jantungku berdegup kencang. "A... Aku.. Aku gak bisa Ar... Aku.. Bukan perempuan yang pantas untuk kamu." ucapku menunduk. "Aku gak peduli Rin... Aku cuma mau kamu... Aku sayang kamu Rin..." Arya berkata lirih. ***** Cinta yang hadir di masa lalu ternyata tidak semudah itu terlupakan. Apalagi bila cinta itu tumbuh pada masa putih abu-abu. Ada yang bilang masa itu adalah masa yang sangat berkesan. Masa-masa yang penuh canda tawa dan masa-masa mengenal cinta. Meskipun kamu sudah bahagia dengan kehidupanmu sekarang, namun ada kalanya rasa itu timbul tanpa disangka. Dan ketika engkau tidak dapat mengelak dari rasa itu, apakah yang harus kamu lakukan? Ini bukan cerita perselingkuhan, ini cerita cinta di usia yang tidak muda lagi. Ini cerita cinta yang mungkin bisa terjadi pada diri kita.. Enjoy.. Happy reading... Tulisan perdana, semoga bisa menghibur para pembaca semua.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido