Keadilan Yang Kerdil

Keadilan Yang Kerdil

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 9, 2021
Penyair mengumpulkan pikiran dan berkembang. Puisinya selalu lahir dan hidup oleh sebab keresahan atas situasi juga kondisi yang terjadi. Bukan hanya perihal hati, perasaan, namun kehidupan dan keadaan tempatnya berpijak juga bisa dituang menjadi bait bait puisi. Selamat menikmati Jutaan Aksara ini🌹.
All Rights Reserved
#275
politik
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Captive Princess and the Enemy Commander (KARMA LAKON : Majapahit Story)
  • Puisi Kemana Saja
  • Story of My Life (Kelesah)
  • Aksara Tak Bertuan
  • Gandakusuma
  • Setulus Rasa Untuk Kehidupan
  • Empress Xiang Fei
  • Janji di Bawah Pohon Magnolia
  • KIDUNG JAYANEGARA: Nyanyian Jiwa yang Belum Usai
  • Mati Lebih Lama, Hidup Selamanya

Anjali, putri bangsawan kerajaan Aru yang telah runtuh, terjebak dalam takdir yang kejam. Kehidupan terhormatnya berubah menjadi penderitaan sebagai tawanan perang. Sementara itu, Danadyaksa, panglima muda yang tangguh dan setia kepada Majapahit, mulai diguncang perang batin saat perasaannya tumbuh untuk Anjali, wanita yang seharusnya menjadi musuhnya. Nasib Anjali berada di tangan kekuasaan yang terhindari. Ketika hukuman mati menantinya, Danadyaksa dengan tekad melawan takdir, menghadap Sri Ratu dan Gajah Mada, "Biarkan dia hidup, atau aku yang mati." Taruhannya bukan hanya cinta, melainkan nasib sebuah kerajaan. - Cerita ini merupakan sebuah kisah fiksi yang menggabungkan cinta, peperangan, politik di tanah Nusantara dimana sebuah keputusan dapat mengubah segalanya. cerita dibuat dengan bantuan AI

More details
WpActionLinkContent Guidelines