Avenoir | XIAOJUN

Avenoir | XIAOJUN

  • WpView
    Reads 98
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 17, 2022
Kepada Juan, di bumi bagian manapun kamu berada, aku harap kamu selalu bahagia. Aku harap lengkung senyum itu tak akan pernah sirna, masih sama hangatnya layaknya saat kali pertama kita berjumpa. Kepada Juan, melalui tulisan ini aku ingin menunjukkan kepada semesta, betapa aku bersyukur memiliki kamu di sisiku. Betapa aku bahagia kamu telah hadir dan menjadi warna diantara hitam dan kelabunya hidupku. Betapa kehadiranmu tidak akan pernah tergantikan, sampai kapanpun itu. Bahkan ketika ragamu telah berubah menjadi bayang-bayang ingatan, kamu tetap memiliki ruang khusus dalam sudut terdalam hatiku. Kepada Juan, aku yakini suatu saat nanti kita akan bertemu kembali. Sebab katamu aku adalah rumah tempatmu berpulang, tak peduli sejauh apa kelana yang kau tempuh, aku selalu menjadi tujuan akhirmu untuk pulang. Maka kepada Auriga Juan Nabastala, melalui tulisan ini aku ingin kamu tahu bahwa aku, Kirana Eunoia, teramat mencintai kamu. ------ copyright©2021 by Ylan Dimulai 27 Juli, 2021
All Rights Reserved
#368
xiaojun
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lunarcas
  • USAHA
  • 【𝑾𝒊𝒍𝒍 𝑩𝒆 𝑴𝒊𝒏𝒆?】
  • Romansa Mayor [ TERBIT ]
  • Der Erste [TaeRin]✔
  • INTUISI || ft. Tokuno Yushi
  • REMINISCENCE
  • (N)ever Be Real [END]
  • Mungkin Lain Hari ✔️
  • [#2] Shattered › Renjun ✅
Lunarcas

[ WANNA ONE DARK FANFICTION ] "Tak seluruh fase kehidupan merana, namun mengapa pahitnya begitu terasa?" Yeon Jisung itu tak seperti kelihatannya saja. Jika berani bertamu lebih dalam, maka kau 'kan temukan hati yang terpahat dari kaca itu retak; menampilkan sisi rapuh di ambang keputusasaan. Yeon Minhyun yang terjerat sebenang ilusi masa lalu telah berubah. Sosoknya tidak lagi hangat dan bahkan pikirannya abnormal; mempercayai frasa klise seperti ia tidak pantas bahagia. Hingga dentuman kasih sayang sang kakak datang, ia tersadar satu hal. Bahwa meski fase kehidupan miliknya mengalirkan pedih, Minhyun tak bisa membendung semuanya seorang diri. Barangkali ia tenggelam atau roboh, setidaknya Minhyun bisa menggenggam sosok untuk dijadikan sandaran; Yeon Jisung. Jauh dari yang dapat dibayangkan, ikatan keluarga mereka tak bisa tergantikan oleh siapa pun. *** October, 2020 Lynaynan ➤ Photo from pexels ⚠️ ᴛʀɪɢɢᴇʀ ᴡᴀʀɴɪɴɢ - Mental disorder, self-harm, depression, suicidal thoughts, PTSD, bullying, abandonment issues, etc.

More details
WpActionLinkContent Guidelines