100 Day With You

100 Day With You

  • WpView
    Reads 34
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 8, 2023
[UPDATE SETIAP HARI KAMIS DAN SABTU] Cerita ini menceritakan tentang seorang gadis yang mempunyai ketakutan besar terhadap keramaian, bahkan seperti fobia baginya. Mengunci diri di kamar atau sekedar duduk-duduk di ruang santai bersama keluarganya sudah menjadi rutinitasnya sehari-hari. Hingga suatu hari kakek Ahn yang memang tinggal serumah dengan keluarga Ahn tiba-tiba dilarikan ke rumah sakit lantaran penyakit jantungnya yang belakangan ini sering kambuh. Kakek Ahn cukup membuat satu rumah gempar dengan permintaannya yang ingin Jae Hwa -cucu kesayangannya- segera menikah dengan cucu sahabatnya. Tentu saja Jae Hwa menolak mentah-mentah. Omong kosong soal perjodohan! Gadis itu bahkan baru saja melepaskan jenjang sekolahnya satu tahun yang lalu. "Aku tidak menerima penolakan, Jae Hwa-ya." Kakek Ahn berujar tegas. "Terserah haraboeji. Sepertinya aku memang selalu tak diberi kesempatan untuk memilih. Aku pergi!" kata Jae Hwa seraya meninggalkan ruangan itu dengan rasa kesal sekaligus marah. Ia bahkan tak memperdulikan fobia nya terhadap keramaian. Teriakan-teriakan yang memanggil namanya dibiarkannya begitu saja. Entah apa yang terjadi padanya, yang jelas ketika terbangun, ia mendapati dirinya dengan nama yang berbeda, juga profesi yang berbeda yang bisa membantunya menghilangkan fobianya terhadap keramaian. Bagaimana kehidupan Jae Hwa untuk menghilangkan fobianya? Mari membaca . Jangan lupa masukkan ke keranjang Daftar Bacaan yaa ^_<
All Rights Reserved
#51
pjm
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Fraternity; Jae & Matt ✓
  • It's Always Been You✔️
  • CEREBRAL PALSY ; Jisung x Ningning ✔️
  • crazy, you guys are crazy
  • Renjana [COMPLETED]
  • Dua cangkir satu Meja
  • Eshal Renjana (Lengkap)✔
  • FADING IN YOUR ARM [YEOJONG]
  • Docter [END] [-REVISI)
  • Keluarga Cemara||•Jαёгεη [Finish✓]

Jaeden Almero dan Matteo Aldrich. Dua laki-laki dengan nama yang berbeda namun bersaudara. Di mana Jae dan Matt hanya berbeda empat tahun. Mereka pernah menuntut ilmu di Universitas yang sama yaitu, Boxton University --Management Business. Kini keduanya sudah bekerja di Axton Grup --Perusahaan terbesar kedua di Asia milik sang Ayah. Matt selalu berusaha agar mampu melampaui sang kakak beda Ibu tersebut. Ya, Jae terlahir dari istri pertama sang Ayah. Sedangkan Matt putra tunggal dari istri kedua. Tapi mereka berdua tinggal di atap yang sama. Walau Matt lebih muda dari Jae, ia harus bekerja keras karena statusnya yang sebagai putra dari istri kedua. Di mana ia diwajibkan ekstra berusaha untuk mencapai apa yang ia inginkan. Padahal itu berlaku juga bagi Jae. Jaeden Almero, walaupun terlahir dari istri pertama tapi tak semua yang ia inginkan dapat dengan mudah dia dapatkan. Harus ada pengorbanan atas apa yang ia perjuangkan. Salah satunya hidup di kota, jauh dari sang Ibu. Mereka berdua bagaikan mutiara dalam keluarga tersebut. Bagaimana tidak? Keduanya termasuk anak-anak dari kalangan konglomerat yang sukses atas prestasi dan kerja keras masing-masing, tidak seperti kebanyakan yang bergantung atas nama keluarga atau orang tua mereka. Buktinya, dari sejak dini mereka berdua sudah belajar bagaimana caranya mengurus perusahaan dengan baik. Tentunya dibimbing langsung oleh Darren Haven Axton, sang Ayah. "Kau memang terlahir dari Ibu yang berbeda, tapi kau tetap saudaraku terlepas dari persaingan kita selama ini. Jadi... tetaplah kuat." Kalimat pertama yang Jae lontarkan pada Matt, si saingan nomor satunya. Juga perasaan tulus yang Jae berikan pada saudaranya itu. Sebab tak ada yang tahu kalau Matt mengidap penyakit mematikan, selain Jae. "Aku hanya ingin dikenang sebagai orang yang berguna. Itu saja." Cover by im_bwanana

More details
WpActionLinkContent Guidelines