Te Amo [21+]

Te Amo [21+]

  • WpView
    Reads 6,367
  • WpVote
    Votes 187
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 27, 2022
SLOW UPDATE Adult Romance Story Cia harus menjadi asisten Alberto demi mempertahankan restoran warisan orang tuanya yang hampir bangkrut saat itu. Tapi siapa yang menyangka kalau menjadi asisten akan serumit yang sekarang. Dimana Cia harus ada di sebelah Alberto hampir 24 jam dan harus menuruti apapun yang diinginkan pria itu. Dan yang lebih parahnya, Alberto bukanlah orang normal di mata Cia. *** Latecia Martínez. Nama panggilannya Cia, lahir dan menetap di Tijuana, Meksiko. Dia bukan anak sebatang kara tapi sudah terbiasa hidup mandiri sembari mengelola sebuah restoran milik orang tua yang sudah resmi menjadi miliknya setelah lulus kuliah. Pada hari sialnya, Cia terpaksa meneguk air liur sendiri ketika mengetahui manajer restorannya membawa kabur seluruh uang restoran. Ditambah lagi, orang-orang yang sebelumnya berinvestasi kepada Cia justru satu persatu mulai pergi karena musibah tersebut. Alberto yang pada saat itu merupakan satu-satunya investor yang masih bertahan di sisi Cia mulai menawarkan sebuah bantuan. Bantuan yang akan membuat hidup wanita tersebut sengsara di hari-hari selanjutnya. Bukan karena ingin menyusahkan hidup Cia, tapi itu karena Alberto mencintai Cia.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ruined Bitch
  • TIFFANY [END]
  • Attachment
  • Fallin Love With Jerk Billionaire (END)
  • Peran Ayah Pengganti
  • When We Kiss [END]
  • The Gigolo Baby
  • on my way (Crazy Bos) Republishing
  • IMPULSIVE BOSS

⚠️ Cerita ini mengandung konten muatan dewasa, tidak direkomendasikan dibaca oleh anak di bawah usia 18 tahun. BLURB - Ruined Bitch Sekar tahu dunia tempatnya berpijak tidak pernah ramah bagi wanita sepertinya. Hidup mengajarinya untuk tidak berharap terlalu banyak, terutama dari pria. Baginya, hubungan hanyalah transaksi-permainan di mana kendali harus tetap berada di tangannya. Sampai ia bertemu pelanggan spesial itu. Marshal Wijaya, pria yang dingin dan berbahaya, bukan tipe yang mudah terbaca. Ia tidak sekadar membeli waktu Sekar, tetapi juga merenggut sesuatu yang lebih dalam. Sentuhannya mengancam pertahanan yang selama ini Sekar bangun. Tatapannya seakan ingin menelanjangi lebih dari sekadar tubuhnya-ia ingin masuk ke dalam pikirannya, mencuri perasaan yang seharusnya tidak ada. Semakin Sekar berusaha menjaga jarak, semakin kuat tarikan yang mengikat mereka. Marshal menginginkannya lebih dari sekadar bayaran, sementara Sekar tidak yakin apakah ia siap kehilangan kendali. Ketika batas antara transaksi dan keterikatan mulai kabur, Sekar harus memilih: bertahan dengan tembok yang melindunginya, atau membiarkan dirinya jatuh-meski itu berarti hancur dalam genggaman pria yang bisa saja menghancurkannya lebih dari siapa pun. Karena dalam permainan seperti ini, tidak ada yang benar-benar menang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines