RAMPUNG
  • WpView
    Reads 23
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 1, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Kukatakan sedari awal jadikan aku satu satunya sebagai pelipur lara mu. kutawarkan sebuah kisah kasih yang manis sehingga kita dapat mengabadikan dalam ikatan yang kuat. Aku punya harapan pada kita bagaimana kita dapat saling menguatkan setiap janji yang ambigu menjadikan kita kuat dan berharap. namun asa yang kita perjuangkan di terpa angin kita tak sekuat itu salah satu dari kita ada yang tersakti sebuah kata yang membekas terdengar jelas di telinga " Maaf aku harus pergi" Sempat berpikir ini sebuah mimpi,ku pejamkan mata diam diam rasa sesak terasa di rongga dada ku ternyata kau masih tetap saja pergi. sepanjang hidupku ku dambakan sebuah cinta yang manis, bersih, suci dan abadi akan tetapi cinta yang kudapat selalu keruh. apa boleh buat ini akan menjadi sebuah hal manis yang akun diingat dengan senyuman
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love In Paris (COMPLETED)
  • CEIYSA STORY (Completed)
  • Sekali Lagi (End)
  • You're Here, But Not For Me
  • Remaja
  • N O R A [on going]
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • KITA BERBEDA (antara Aku, Kamu, dan Tuhan)
  • Full Of Scratches

(BEBERAPA PART DI PRIVATE. FOLLOW TO READ IT!) "Manusia tidak akan pernah abadi. Tapi cinta, akan selalu abadi bersamamu." Wanita itu berharap bahwa ia bermimpi sekarang. Bagaimana bisa, sosok yang ia ketahui sangat mencintainya, berlalu begitu saja meninggalkan jejak kepahitan. Hari berlalu bagaikan sewindu. Begitu lama. Dan selama itu pula rasa sakitnya masih bermuara di dalam sana. Hingga suatu hari, seseorang datang dalam hidupnya. Membangkitkan binar di mata birunya lagi. Membangkitkan gelora yang selama ini terpendam. Namun ternyata tidak semulus itu. Sakit hati dan kepahitan perlahan menghujaminya kembali. Sampai ia tahu suatu kebenaran. Kebenaran yang tak pernah ia sangka sebelumnya. Kebenaran bahwa ia berada diantara dua cinta. Cinta yang sebelumnya sempat ia ragukan. Cinta yang begitu sempurna.

More details
WpActionLinkContent Guidelines