MOZILA [TERBIT]

MOZILA [TERBIT]

  • WpView
    Membaca 236,004
  • WpVote
    Vote 10,630
  • WpPart
    Bab 44
WpMetadataReadLengkap Kam, Feb 10, 2022
𝐃𝐨𝐧'𝐭 𝐜𝐨𝐩𝐲 𝐩𝐚𝐬𝐭𝐞⚠️ "Saya, Shehrnaz Fazila Putri. Saya mencintai leader pasukan Erudite. Maka dari itu, saya akan menerima tantangannya untuk membuat dirinya jatuh cinta pada saya dalam 15 hari. Jika saya gagal, maka saya akan mengaku kalah di depan umum dan berhenti mengusiknya." *** "Gue nggak peduli!" *** "Makanan lo nggak enak, sampah!" *** "Cewek bodoh kayak lo, mana cocok sama gue!" *** "Berhenti ngikutin gue, parasit!" *** "Gue nggak peduli sama tantangan itu. Bagi gue itu cuma hal konyol! Lo aja yang bodoh!" *** "Dimata gue lo itu cuma cewek bodoh, gila, pembawa sial, jalang, murahan dan nggak punya harga diri! Harusnya lo itu sadar sama kodrat lo! Cewek dikejar bukan mengejar! Punya malu nggak sih lo? Atau udah putus urat malu lo!" Cover wattpad by @taas_design Cover cetak by @ila_design11 #3 📍15 Juli 2021 🚩12 September 2021
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#52
prestige
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • DESPERATE (COMPLETED) ✔
  • [As3] Cerita Aku, Kamu Dan Kita
  • Darrel My Bad Husband [Terbit]
  • GILANG FALLS [COMPLETED]✔️
  • SERENDIPITY [COMPLETED]
  • COOL BOY [COMPLETED]
  • Blacksweet [SELESAI] ✅
  • 𝑨𝒃𝒐𝒖𝒕 𝑺𝒂𝒉𝒂𝒓𝒂 (ᴇɴᴅ)
  • Sosiologi Cinta (TAMAT)
  • Ingat Kata Tukang Parkir! - 2 ribu atau mundur?

#1-wattpad (20 juli 2020) "Ezhar--lo mau gak jadi pacar gue." Menggunakan pengeras suara Sifa berbicara di tengah lapangan sekolah menghampiri Ezhar yang tengah bermain basket. "Lo gila?" Bisik Ezhar, tatapan nya sudah tajam pada Sifa. "Lo bukan tipe cowok yang bakalan mempermalukan cewek di depan semua orang kan?" "Iya, kecuali lo gue gak peduli semalu apapun lo." Tegas Ezhar sudah ingin bergerak ke pinggir lapangan. "Zhar." Lirih Sifa putus asa memegang lengan Ezhar. Ezhar menghela nafas, ia kalah saat melihat mata Sifa yang memohon padanya. "Gue terima." Dia berbicara menggunakan pengeras suara yang dipegang Sifa. Setelah itu Ezhar membawa Sifa ke pinggir lapang, dengan sorakan riuh semua siswa yang melihat kejadian tadi. Tidak peduli sekeras apapun perjuangan dan usahanya, dia masih sangat tak terbayang bahwa hidupnya begitu malang. Untuk melepaskan diri dari situasi buruk, dia sangat membutuhkan kesempatan besar dalam hidupnya. Ketika putus asa menghampiri, satu kata yang terbesit yaitu nekat. #Mencari jalan keluar dari semua kesulitan. #Desperate #terimakasih telah lahir di dunia ini.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan