Story cover for DETERMINASI by adenovitaq
DETERMINASI
  • WpView
    Reads 25
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 25
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published Jul 11, 2021
DETERMINASI, different from despair. Hidup adalah ketentuan, betulkah? Oh kalau begitu, malangnya nasib saya, bahkan saya tidak pernah bisa menentukan jalan hidup saya. Kiri atau kanan, ya atau tidak. Semua yang salah, seperti sudah menjadi porsi kehidupan saya. Kelahiran saya adalah sebuah kesalahan, sudah tidak heran kalau kedepannya harus selalu salah. Sampai pada suatu saat, saya dipertemukan dengan sosok perempuan. Saya sempat menolak, tapi nyatanya semesta terlalu piawai membolak balikkan sesuatu.

-SAMUDERA SANUBARI
All Rights Reserved
Sign up to add DETERMINASI to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
 HAZELA || REVISI!! by sweedzz_
24 parts Complete
Hazela oleh sweedzz_ Hazela Abraham lahir sebagai seorang kembar, tapi hidupnya tak pernah seimbang seperti seharusnya. Di antara dua wajah yang serupa, hanya satu yang selalu mendapat cahaya. Dan itu bukan dirinya. Sejak kecil, Hazela terbiasa menjadi bayang-bayang Bianca, saudara kembarnya yang sempurna, cerah, dan selalu dicintai semua orang. Termasuk oleh Samudra, lelaki yang Hazela panggil kekasih, namun tak pernah benar-benar membuatnya merasa menjadi satu-satunya. Setiap hari adalah perjuangan. Perjuangan untuk didengar, diperhatikan, bahkan sekadar diakui. Samudra selalu ada... tapi tak pernah untuk Hazela. Hatinya, langkahnya, dan keputusannya, semuanya selalu condong pada Bianca. "Kamu bisa ke kantin sendirian, kan?" Kalimat yang seharusnya biasa, tapi terdengar seperti tamparan ketika disampaikan oleh orang yang kau sebut rumah. Hazela tidak butuh dunia. Ia hanya ingin satu hal: dianggap penting, walau hanya sekali. Ia bukan meminta dunia. Ia hanya memohon tempat kecil di hati seseorang yang katanya mencintainya. "Jadiin aku prioritas kamu, Sa... sekali saja, sebelum aku tidur untuk selamanya." "Kamu prioritas aku, Zel... tapi sekarang, menjaga Bianca lebih penting daripada kamu." Ketika cinta menjadi luka, dan kehadiran menjadi beban, apa yang tersisa dari sebuah hubungan? Akankah kamu tetap bertahan mencintai seseorang yang tak pernah memilihmu? Hazel hanya punya satu permintaan sederhana sebelum segalanya terlambat: "Berikan aku kebahagiaan, sebelum aku pergi. Itu saja."
Rintik Hujan by luxcy-Aqueen
51 parts Complete
(SADNESS STORY⚠️) SUDAH TERBIT Ini tentang seseorang sang pengagum hujan, si penikmat tangisan sang semesta yang terlihat tegar namun rapuh didalam. "Kisah Mengenai semesta yang tak berpihak pada nya." *** "Gue tuh capek Ga! Selalu diberi harapan tapi nggak di prioritasin, selalu di pertahanin tapi nggak lo perhatiin!" *** "Alvian kecelakaan Na, motornya masuk kolong truk yang nabrak dia. Sekarang dia lagi di operasi." *** "EGOIS LO!" "Gue tau gue egois, tapi kalo emang itu yang bisa buat Ana tetap sama gue, maka bakal gue lakuin, karena gue sayang sama dia, gue cinta sama dia." *** "Dokter Gibran!" "Hm?" "Kalo Ana capek, boleh istirahat aja?" Gibran terdiam, ia mengangguk lemah. Setelah itu terdengar nyaring bunyi alat Bedside Monitor yang memenuhi ruang rawat. *** Bagi seorang perempuan yang memiliki masalah di keluarga nya, dan mendapatkan seorang laki-laki yang dia cintai, ia akan mencintai laki-laki itu melebihi dirinya, kenapa? Karena ia butuh tempat pulang kedua setelah tempat pulang pertama telah hancur berantakan, namun apa yang terjadi disaat rumah ke duanya telah dimiliki orang lain? #RANK 1 IN TEENFICTION (04 NOV 2021) 1 IN SAD (04 NOV 2021) 1 IN KELUARGA (04 NOV 2021) 1 IN LUKA (26 NOV 2021) 1 IN PENDERITAAN (2 DES 2021) 1 IN HEART BREAK (13 DES 2021 & 19 JAN 2022 & 27 FEB) 1 IN BROKEN HOME (9 JAN 2021) 1 IN BROKEN (19 JAN 2022) 1 IN MENTAL HEALTH (30 APRIL 2022) 1 IN MENTAL HEALTH (3 DES 2022) 2 IN REMAJA (04 NOV 2021) 2 IN FIKSI UMUM (04 NOV 2021) 2 IN LUKA (27 NOV 2021) 2 IN BROKEN (22 JAN 2022) 2 IN SMA (24 APRIL 2022) 2 IN PENDERITAAN (1 MEI 2022) 3 IN ROMANCE (9 NOV 2021) 3 IN CINTA (9 NOV 2021) 3 IN SMA (9 NOV 2021) 3 IN LUKA (25 NOV 2021) 3 IN PENDERITAAN (4 DES 2021) 3 IN FIKSI (25 JAN 2022) ⚠️ WARNING ⚠️ Ada Adegan kekerasan serta kata kata kasar yang tak pantas untuk di tiru‼️ mohon kebijakannya ‼️ Start ➡️ 21 Juli 2021 End ➡️ 21 Maret 2022
You may also like
Slide 1 of 9
 HAZELA || REVISI!! cover
M E M O R Y  (On Going) cover
40 Menit cover
Rintik Hujan cover
ALVIVA (END) cover
ALSTARAN [END] cover
Mengulang Waktu cover
ZIVANA(ON GOING)√ cover
AYARA [END] cover

HAZELA || REVISI!!

24 parts Complete

Hazela oleh sweedzz_ Hazela Abraham lahir sebagai seorang kembar, tapi hidupnya tak pernah seimbang seperti seharusnya. Di antara dua wajah yang serupa, hanya satu yang selalu mendapat cahaya. Dan itu bukan dirinya. Sejak kecil, Hazela terbiasa menjadi bayang-bayang Bianca, saudara kembarnya yang sempurna, cerah, dan selalu dicintai semua orang. Termasuk oleh Samudra, lelaki yang Hazela panggil kekasih, namun tak pernah benar-benar membuatnya merasa menjadi satu-satunya. Setiap hari adalah perjuangan. Perjuangan untuk didengar, diperhatikan, bahkan sekadar diakui. Samudra selalu ada... tapi tak pernah untuk Hazela. Hatinya, langkahnya, dan keputusannya, semuanya selalu condong pada Bianca. "Kamu bisa ke kantin sendirian, kan?" Kalimat yang seharusnya biasa, tapi terdengar seperti tamparan ketika disampaikan oleh orang yang kau sebut rumah. Hazela tidak butuh dunia. Ia hanya ingin satu hal: dianggap penting, walau hanya sekali. Ia bukan meminta dunia. Ia hanya memohon tempat kecil di hati seseorang yang katanya mencintainya. "Jadiin aku prioritas kamu, Sa... sekali saja, sebelum aku tidur untuk selamanya." "Kamu prioritas aku, Zel... tapi sekarang, menjaga Bianca lebih penting daripada kamu." Ketika cinta menjadi luka, dan kehadiran menjadi beban, apa yang tersisa dari sebuah hubungan? Akankah kamu tetap bertahan mencintai seseorang yang tak pernah memilihmu? Hazel hanya punya satu permintaan sederhana sebelum segalanya terlambat: "Berikan aku kebahagiaan, sebelum aku pergi. Itu saja."