DETERMINASI

DETERMINASI

  • WpView
    Reads 25
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 11, 2021
DETERMINASI, different from despair. Hidup adalah ketentuan, betulkah? Oh kalau begitu, malangnya nasib saya, bahkan saya tidak pernah bisa menentukan jalan hidup saya. Kiri atau kanan, ya atau tidak. Semua yang salah, seperti sudah menjadi porsi kehidupan saya. Kelahiran saya adalah sebuah kesalahan, sudah tidak heran kalau kedepannya harus selalu salah. Sampai pada suatu saat, saya dipertemukan dengan sosok perempuan. Saya sempat menolak, tapi nyatanya semesta terlalu piawai membolak balikkan sesuatu. -SAMUDERA SANUBARI
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • "Biarlah: Sebuah Kisah Tentang Sunyi dan Luka"
  • AYARA [END]
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • 𝓐𝓷𝓽𝓪𝓰𝓸𝓷𝓲𝓼 𝓕𝓪𝓶𝓲𝓵𝔂
  • ALSTARAN [END]
  • 40 Menit
  • GARIS LUKA
  • M E M O R Y  (On Going)
  • Misunderstand

Hidup adalah panggung, dan setiap orang mengenakan topeng. Beberapa topeng begitu sempurna hingga bahkan pemakainya lupa wajah aslinya. Tawa bisa menjadi tirai, senyum bisa menjadi ilusi, dan kata-kata "Aku baik-baik saja" bisa menjadi kebohongan yang paling menyakitkan. Ini adalah kisah tentang seseorang yang menjalani hari-hari seperti biasa, seperti semua orang lainnya. Ia tertawa bersama teman-temannya, membantu keluarganya, mengisi waktunya dengan hobi, dan menjalani hidup seperti yang seharusnya. Tapi di balik semua itu, ada kehampaan yang tak terjelaskan, ada luka yang tak terlihat, ada pertanyaan yang tak pernah terjawab. Bagaimana rasanya hidup tanpa benar-benar merasa hidup? Bagaimana rasanya berjalan di dunia ini, tetapi tidak pernah benar-benar berpijak? Dan bagaimana jika, suatu hari, semuanya terasa terlalu berat untuk dilanjutkan? "Biarlah" bukan hanya sebuah cerita. Ini adalah perjalanan di antara cahaya dan kegelapan, kebahagiaan yang palsu dan kesedihan yang nyata, antara eksistensi dan kehampaan. Ini adalah kisah yang mungkin terlalu dekat dengan kenyataan-dan mungkin, terlalu sulit untuk diabaikan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines