Story cover for DESTINIES by wnura_
DESTINIES
  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published Jul 11, 2021
Sebelum baca jangan lupa follow^_^

Shabil seorang mahasiswi yang sedang mendalami ilmu agamanya dan bermimpi untuk menjadi seorang sastrawan itu harus bertemu dengan seorang Ustadz muda yang diidolakan oleh begitu banyak kaum hawa karena ilmu dan paras tampannya. 

Namun Shabil pun harus memilih beberapa pilihan yang cukup sulit dan menghadapi kejadian yang tak pernah dia duga sebelumnya, lalu bagaimana kisah selanjutnya?? Baca cerita selengkapnya hanya di DESTINIES

-Happy Reading-
All Rights Reserved
Sign up to add DESTINIES to your library and receive updates
or
#258berharap
Content Guidelines
You may also like
H2 TARIM by lyhyya
18 parts Complete
Muhammad Abdurrahman Hasballah Kareem berusia dua puluh tiga tahun. Ia merupakan anak ke dua dari empat bersaudara ia juga anak dari seorang Kyai besar dari Pesantren Al-Ikhlas. Salah satu Pondok Pesantren ternama di daerah Jawa. Ya, Hasballah adalah seorang Gus. Hasballah baru saja menyelesaikan jenjang pendidikan S2 di Tarim. Dengan tekad yang penuh, ia akan terus mengejar pendidikan sampai gelar Dr ia dapatkan. Syukurnya, ia mendapat beasiswa di tempat yang ia inginkan. Setelah fokus mengejar pendidikan sampai detik di mana dirinya sudah menginjak S3, datanglah sebuah perasaan yang Allah titipkan untuknya. Cinta pertama nya selama 23 tahun belum merasakan jatuh cinta sedalam ini. Tasbih pink. Itulah yang masih ia jaga sampai saat ini. Walau ia tak kenal dengan pemiliknya, tetapi tasbih itu kini sudah menjadi miliknya. Karena kuatnya doa Hasballah dan doa dari seorang perempuan Tarim mereka pun bertemu. Bertemu untuk menjalin hubungan halal. Memang takdir Allah sangatlah baik. Saat Hasballah mengisi acara di Yaman, ia tak hanya ingin mengembalikan tasbih itu, tetapi juga untuk melamarnya. Setelah tasbih itu sudah menjadi miliknya, ternyata Allah menyimpan rencana agar Hasballah sekalian memiliki mantan pemilik tasbih itu. "Ini tasbih kayaknya kangen sama kamu. Nih, mau pegang nggak? Sepertinya rasanya beda kalau kamu pegang lagi. Ini selalu saya bawa kemana-mana. Kadang, kalau saya menyendiri saya nggak sendiri, saya bertiga. Sama Allah dan sama dia," jelasnya panjang lebar sembari menunjuk tasbih itu. "Maaf ini sudah lumayan luntur warnanya," lanjutnya. Hasena pun mengambil tasbih kesayangan nya itu. "Iya beda," responnya. "Apa bedanya?" "Jauh lebih kendor." Pecah sudah tawa orang-orang yang berada di ruangan itu. (Utamakan vote dan komen ya!!) SELAMAT MEMBACA !!!!!! Terima kasihhhh♡♡♡
My Ustadz My Crush [SELESAI] by AbiyaFatma14
32 parts Complete
Sebuah kisah yang bercerita tentang seorang laki laki yang terlalu larut dalam duka atas kepergian calon istrinya satu hari sebelum hari pernikahannya. Hal itu membuat kepribadiannya berubah seketika, dia menjadi pribadi yang sangat dingin. Hari demi hari berlalu, bulan demi bulan pun berlalu hingga tahun juga ikut berganti. Namun hatinya masih tak kunjung bisa membaik ataupun sembuh. Hingga pada suatu saat dirinya dipertemukan dengan seorang gadis kecil yang pemberani, walau sosok Hamzah sudah terkenal sangat keras, galak, dan sangat disiplin namun gadis itu sama sekali tidak takut pada Hamzah. Seorang gadis yang tak pernah bisa dia bayangkan akan masuk kedalam hidupnya. Seorang gadis yang akhirnya bisa mengembalikan warna pada hidup seorang Hamzah Haizh Dzakaria. 🌻 Zahrabil Hunna Tustamma : Cinta itu kita yang tentukan pada siapa jatuhnya, tapi jodoh itu hanya Allah yang tentukan. Allah akan memberikan jodoh yang kita butuhkan bukan yang kita inginkan. 🌵 Hamzah Haizh Dzakaria : Allah itu sudah tentukan jodoh kita bahkan 500 tahun sebelum kita dilahirkan. Jadi jangan khawatir, kalo emang jodoh, sesulit apapun itu, sejauh apapun, Allah akan tetap menyatukan kita di waktu yang telah ditentukan. "Hamzah tau Zahra tapi Hamzah nggak kenal Zahra. Hamzah tau banyak hal tentang Zahra tapi Hamzah masih aja nggak bisa kenalin Zahra. Dari Zulfa Hamzah percaya satu hal, ternyata bener kata dia. Zahra, nggak ada yang bisa bener bener tau tentang Zahra"
You may also like
Slide 1 of 10
H2 TARIM cover
Satu Nama dalam Sujud  cover
Takdir Cinta cover
Uhibbuka Fillah Gus [END] cover
FAKHRI ✔️ cover
cinta yang terlambat cover
My Ustadz My Crush [SELESAI] cover
Awan Hiasan [terbit] cover
PERJUANGAN DOA[END] cover
Presma Pesantren  cover

H2 TARIM

18 parts Complete

Muhammad Abdurrahman Hasballah Kareem berusia dua puluh tiga tahun. Ia merupakan anak ke dua dari empat bersaudara ia juga anak dari seorang Kyai besar dari Pesantren Al-Ikhlas. Salah satu Pondok Pesantren ternama di daerah Jawa. Ya, Hasballah adalah seorang Gus. Hasballah baru saja menyelesaikan jenjang pendidikan S2 di Tarim. Dengan tekad yang penuh, ia akan terus mengejar pendidikan sampai gelar Dr ia dapatkan. Syukurnya, ia mendapat beasiswa di tempat yang ia inginkan. Setelah fokus mengejar pendidikan sampai detik di mana dirinya sudah menginjak S3, datanglah sebuah perasaan yang Allah titipkan untuknya. Cinta pertama nya selama 23 tahun belum merasakan jatuh cinta sedalam ini. Tasbih pink. Itulah yang masih ia jaga sampai saat ini. Walau ia tak kenal dengan pemiliknya, tetapi tasbih itu kini sudah menjadi miliknya. Karena kuatnya doa Hasballah dan doa dari seorang perempuan Tarim mereka pun bertemu. Bertemu untuk menjalin hubungan halal. Memang takdir Allah sangatlah baik. Saat Hasballah mengisi acara di Yaman, ia tak hanya ingin mengembalikan tasbih itu, tetapi juga untuk melamarnya. Setelah tasbih itu sudah menjadi miliknya, ternyata Allah menyimpan rencana agar Hasballah sekalian memiliki mantan pemilik tasbih itu. "Ini tasbih kayaknya kangen sama kamu. Nih, mau pegang nggak? Sepertinya rasanya beda kalau kamu pegang lagi. Ini selalu saya bawa kemana-mana. Kadang, kalau saya menyendiri saya nggak sendiri, saya bertiga. Sama Allah dan sama dia," jelasnya panjang lebar sembari menunjuk tasbih itu. "Maaf ini sudah lumayan luntur warnanya," lanjutnya. Hasena pun mengambil tasbih kesayangan nya itu. "Iya beda," responnya. "Apa bedanya?" "Jauh lebih kendor." Pecah sudah tawa orang-orang yang berada di ruangan itu. (Utamakan vote dan komen ya!!) SELAMAT MEMBACA !!!!!! Terima kasihhhh♡♡♡