Tryola forest

Tryola forest

  • WpView
    Reads 0
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 13, 2021
WpInfo
Non-Fiction
"oh jadi lo yang selama ini neror gue?! " bentak Ghandi pada wanita berhodie abu" yang ada didepannya "apa motif lo neror gue? heh! gue gak kenal lo dan gue rasa gue gak ada salah apa" sama lo! " Ghandi menurunkan tekanan bicaranya pada gadis didepannya ini "hentikan teror lo atau lo tau akibatnya" Ghandi tidak pernah main" dengan ucapannya setelah itu dia beranjak pergi meninggalkan gadis itu "jadi pacar gue dan gue akan berhenti neror lo!? " gadis didepannya ini membuka suara seteleh sekian lama diam Ghandi menghentikan langkanya lalu menoleh kebelakang pada gadis itu "lo pikir lo siapa nyuruh gue jadi pacar lo kenal aja kagak?! sinting lo" Ghandi memang begitu plin plan sekali mulutnya tidak perduli lawan bicaranya laki" atau perempuan Ghandi melanjutkan jalannya lalu menuju ke perpustakaan "gue pastikan lo bakal jadi pacar gue dan lo bakal inget semuanya andri" lirih gadis berhodie abu itu lalu pergi meninggalkan taman belakang sekolah ikuti ceritanya untuk tahu kelanjutan kisah ini 👍😄 jangan lupa ikuti saya dan klik ikon vote agar saya semangat menulis 😁
All Rights Reserved
#252
lana
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DANILITA
  • ARKAN |END| Belum Revisi
  • My Panda
  • The Story Of Aghea
  • ASAVELA KIARA
  • AILAH(END)✅
  • KIARA [END]
  • Sejarah Kita
  • Laura Lateranita Putri Victor
  • ANELKA CALVARY
DANILITA

❗BELUM DIREVISI❗ "Lo harus jadi milik gue, Lita!" Nada bicaranya berubah menakutkan. Lita segera melepas pelukannya dan berjalan menjauh. "Danil?" "Ya, Baby?" Ia berjalan mendekati gadis itu. "Come hare, Baby! Let's play with me." Danil menyeringai, senyum iblis itu kembali ia hadirkan. "Danil! Tolong ...!" "Memohonlah, Sayang!" "Nil! Apa-apaan, sih lo?!" "Gue kasih pilihan." Hening, gadis itu terlalu takut hanya untuk sekedar mengucapkan kata-kata. "Jadi pacar gue! Gue nggak bakal ngulang kalimat ini untuk yang keempat kalinya!" Lita menelan ludahnya kasar. "Lo jahat, Danil!" "Mau jadi pacar gue, atau ...," ucapnya menggantung. "Gue ilangin sesuatu yang berharga milik lo." Mata gadis itu membulat sempurna. "Lo gila?!" "Kau baru tau, Sayang? Seharusnya kau sudah tau. Aku gila karenamu." Pria berparas tinggi itu kembali menyeringai. "Jadilah milikku seutuhnya." *** Danilita, di zaman seperti ini sangat sulit menemukan yang namanya cinta sejati, cinta yang tulus tanpa adanya kata berhenti. Namun, kamu bisa menemukannya di sini, di kisah cinta yang terhalang tebalnya dinding peperangan karena pahitnya masa lalu. Entah cinta itu akan bersemi hingga akhir ajal nanti atau malah berakhir dengan perang kedua geng motor yang tidak pernah merestui?

More details
WpActionLinkContent Guidelines