It's Him Or You.

It's Him Or You.

  • WpView
    Reads 11
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 20, 2021
Tuhan, jika Engkau telah menentukan manusia dengan takdirnya masing-masing, maka bantu aku untuk menjalankan dan mengikhlaskan takdir yang telah Engkau berikan. Jika kita yang terhalang dengan kepercayaan bukanlah jodoh, maka bantu kita untuk saling melupakan tanpa menyakiti satu sama lain. Jika aku dengan 'Dia' berjodoh, maka beritahu aku bagaimana menghilangkan pembatas yang sama-sama tidak bisa di hancurkan dan dipanjat dengan mudah itu. Karena aku tak yakin, apa aku bisa bahagia dan menerima dia? Jujur aku sendiri tidak tahu jawabannya. "Jus, Jus apa yang bisa buat gw jatuh cinta teramatt dalam?" "OH tau gw ini mah! gampang anjir! Jus Semangka kan?! HAHAHA, dasar pecinta semangka" "...Eng-ing-eng...salah! ada yang bisa tebak lagi?!" "Just The Way You Are?" "no no no, masih salah!Justin nggak mau coba jawab?" "....." - melirik "Gak minat." "Ah? HA-HA-HA Okay gapapa Justin lain kesempatan, kali aja lo minat." "Yuk, guys! Kita lanjut main apa ya, yang seruu??" - Nusa langsung mengalihkan pembicaraan, walaupun rasa malu masih mendominasi. Nyatanya Just The Way You Are tidak semenyenangkan itu ya, butuh pengorbanan di dalam nya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • World Of Magic [1]
  • Aksara Lingga
  • Renjana : Arutala Dirgantara [Completed]
  • Belia & Keandra (END)
  • LYVARU
  • Because I'm Stupid (End)
  • Ku Pesan Cinta Lewat Do'a (Completed)
  • Romansa Mayor [ TERBIT ]
  • From Sorrow To Happiness || Mayor Teddy

"Apa salah gue?" Ev "Gak ada yang bisa di persalahkan" Aji "Mungkin takdir yang salah" Juna "Takdir tak pernah salah" Aji "Apa gue yang salah memilih takdir?" Ev "Tak ada yang bisa menentukan takdirnya sendiri" Aji "Bukan dirinya sendiri, tapi orang lain" Juna "Tidak diri sendiri ataupun orang lain" Aji "Jika memang begitu, lalu kenapa dia bisa mengubah takdir gue?" Juna "Itu yang terbaik untuk kita, takdir selalu menentukan yang terbaik dari yang terbaik" Aji "Tak semua takdir menentukan yang terbaik" Ev "Berfikirlah positif tentang takdir" Aji "Apa mencelakai orang, bahkan membunuh orang itu takdir yang terbaik?" Ev "Apa takdir gue yang semula manusia sekarang menjadi bagian dari siluman kelelawar terkutuk itu yang terbaik?" Juna "Gue di buang, gue di jauhkan dari keluarga kandung gue dan di asuh keluarga yang lain, kemudian gue membunuh mereka dengan kekuatan gue yang pada saat itu gue gak tau apa apa, itu yang namanya takdir selalu menentukan yang terbaik?" Ev "Mereka tak pernah membuangmu, mereka punya alasan untuk menjauhkanmu demi untuk keselamatanmu, mereka gak mau nyawa lo dalam bahaya" Aji "Apa sekarang nyawa gue aman? Apa sekarang gue gak akan membahayakan nyawa orang lain lagi?" Ev Aji dan Juna terdiam. "Nggak, semua ini sia sia, nyawa gue tetap dalam bahaya dan gue tetap membahayakan nyawa orang lain. Ini akan tetap berlanjut kecuali gue yang nentuin takdir gue sendiri, mulai sekarang gue akan nentuin takdir gue sendiri" Ev

More details
WpActionLinkContent Guidelines