Henti yang Melangkah

Henti yang Melangkah

  • WpView
    Reads 96
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 12, 2021
Maura Anselma seorang gadis cuek yang tidak pernah berani mengungkapkan perasaanya. Bahkan, ia berfikir bahwa perasaan nya tidak akan pernah diketahui oleh sosok yang dia kagumi selama ini. Dengan kecerdasan yang menyakiti hatinya secara terus menerus, ia sembunyikan rahasia itu bahkan terhadap sahabatnya sendiri. Maura selalu berfikir "Toh kalo jodoh juga bakal bersatu". Jadi dibalik diamnya, Ia bukan berharap menjadi 'Pacar' tapi Ia selalu berdoa agar kelak sosok tersebut menjadi 'Jodohnya'.
All Rights Reserved
#887
hijrah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Langit Untuk Laut
  • You Are Arcoiris
  • Figuran Spesial (TERBIT)
  • Proxima Centauri
  • Sepucuk Surat untuk Elraga [SELESAI]
  • Aku Tau Itu
  • Aku yang Ada Di Antara Kalian (Sudah Revisi)
  • Jodoh Dari Masa Lalu
  • ARSAV

Maura Elvaretta Zahira, gadis ceria berambut panjang yang selalu tampak bersinar di mata orang-orang. Di balik senyumnya, ia menyimpan luka masa kecil yang belum sembuh-kehilangan ayah yang ia cintai dan ibunya yang menikah kembali. Meski rapuh di dalam, Maura tumbuh menjadi pribadi yang ambisius dan pekerja keras. Ia ceroboh, sering gegabah, dan tak jarang memainkan rasa percaya dirinya untuk menutupi ketakutan yang tak pernah ia akui. Lalu ada Mahzan Rafiq Al Muaffaq-siswa kelas dua SMA yang dikenal pendiam, dan tenang. Putra pemilik pesantren dan seorang dokter ini tumbuh dalam nilai-nilai agama yang kuat. Ia merupakan murid kebanggaan guru. Mereka dipertemukan di SMA. Dalam riuhnya masa remaja, Maura jatuh hati lebih dulu. Ia tak menunggu waktu terlalu lama untuk mengungkapkan perasaannya. Tapi Mahzan menolak-bukan karena tak ada rasa, melainkan karena ia tahu, cinta tak cukup hanya dengan saling suka. "Aku bukan tak ingin, Maura. Tapi kita punya Tuhan yang mengatur waktu. Dan saat ini, belum waktunya kita jadi satu."

More details
WpActionLinkContent Guidelines