[Slow Update] Sukma Raden Kian Santang

[Slow Update] Sukma Raden Kian Santang

  • WpView
    Reads 3,359
  • WpVote
    Votes 123
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureComplete Mon, Sep 30, 2024
WpInfo
Fiction
Fantasy
⚔️ Slow update (Hanya seorang penulis amatir, tidak menyarankan membaca secara offline) ⚔️ Prabu siliwangi memilih menghentikan pertapaannya setelah musuhnya mengibarkan bendera merah, hingga tanah medan perang kedatangan makhluk dari masa depan untuk menjadi jalan tengah perselisihan. Disisi lain seorang pangeran yang menjadi benteng pertahanan istana kehilangan sukmanya. Start: September 27, 2024 Finish: ~~~ 👺👺👺 "Dunya téu ngarasa beurat ku gunung, tapi ngarasa beurat ku hate nu sombong. Pangarti téu ngajamin kabagjaan, tapi ngajamin karuksakan lamun téu dibarengan ku keadilan. Pangawasa téu ngajamin kamakmuran, tapi ngajamin kasangsaraan lamun téu dibarengan ku welas asih." - 🦉 "Berani tanpa bijaksana, ibarat api tanpa kayu, padam seketika. Kuat tanpa keadilan, ibarat badai tanpa arah, menghancurkan segalanya. Berkuasa tanpa welas asih, ibarat sungai tanpa air, kering dan tak berguna." - 🦉 ©sacredanisastory
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Life: Of The Fantasy World
  • TERSESAT DI HUTAN PARALEL [TAMAT]
  • Fivers Eternity [END]
  • saireen : to eternal peace
  • Pain of the Slayer
  • Adrian S1- And Rise of The Tale(ON EDIT KE-3 Kali)
  • Daily for Diary ✔

Di balik tirai kehidupan yang biasa, Lia melayang tanpa arah, membiarkan dunia berputar seperti bayangan yang tak pernah tertangkap. Orang-orang di sekitarnya bergumam tentang ramalan, tarot, dan zodiak. Bisikan mistis yang ia abaikan sebagai ilusi belaka. Ia bukan pemuja logika digital, juga bukan penyembah takdir. Prinsipnya sederhana, biarkan arus membawanya. Tanpa drama, tanpa pertanyaan. Namun, takdir punya cara tersendiri untuk mempermainkan. Jiwa dari abad ke-21 itu terbangun dalam tubuh seorang putri di kerajaan yang hilang dari peta dunia. Istana yang bergaung dengan sihir kuno, dewa-dewi yang tertidur di balik kabut waktu, ramalan yang mengintai seperti mata gelap. Bukan khayalan semata. Ini dunia fantasi yang lahir dari karangan temannya sendiri. Dan lebih ironis lagi, Lia bukanlah pahlawan yang dipuja, melainkan karakter yang dibenci, yang terkesan sebagai noda menyebalkan dalam kisah itu. Warisan lama menunggu untuk terungkap. Kartu takdir yang bergumam rahasia, ramalan kuno yang membelokkan jalan, dan dewa-dewi yang mengamati dari celah-celah realitas. Dengan logika zaman digital dan gaya hidup modern, Lia harus beradaptasi di dunia di mana logika hanyalah tipuan, dan takdir bisa berubah lewat percikan sihir yang tak terduga. Di sini, ramalan membawanya ke arah yang tak pasti. Siapa Lia sesungguhnya? Putri yang diramalkan sejak zaman purba? Pengelana waktu yang tersesat di labirin takdir? Atau hanya gadis biasa yang jiwanya tertukar oleh kekuatan misterius? Di dunia ini, takdir tetap menjadi teka-teki yang gelap, dan Lia adalah badai kecil yang bergolak di tengahnya. Intinya, bagi Lia, ia harus bertahan hidup, mengulik dunia ini untuk mengungkap misteri yang membawanya. Bahkan jika badai besar siap menelan segalanya. Start: 29 Mei 25 Revisi : 5 Juli 25 Finish:

More details
WpActionLinkContent Guidelines