HALTE

HALTE

  • WpView
    GELESEN 113
  • WpVote
    Stimmen 13
  • WpPart
    Teile 5
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Di., Dez. 7, 2021
Selain tempat pemberhentian bus, halte juga tempat ki ketika pulang sekolah. Menyambut senyum hangatnya dan antusiasnya dalam menjalani hari-hari yang begitu sesak. Banyak janji yang Papa ucapkan kepadaku sebelum berangkat ke sekolah. Salah satunya, mengajakku makan es krim coklat sepulang sekolah. Itulah penyebab aku suka duduk di halte ini. Memandang kendaraan lalu lalang dan mendengarkan berisiknya manusia. Sampai saat ini aku masih menunggu dia yang memelukku dari sebrang halte. Pa, bisakah aku memeluk bayanganmu saja?
Alle Rechte vorbehalten
#251
marklee
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • I'm The Lucky One
  • Man Meets Evil [COMPLETED]
  • East sky first love
  • Natto dan Perjodohannya
  • Close Your Eyes (Sehun - Jieun) (End)
  • I'll See You Soon
  • Terlalu Malas Jatuh Cinta ✓
  • Kabut • Lee Hangyul ✓
  • Love Me, Please [END]

Kadang gue menyesali keputusan gue untuk kuliah adalah hal benar. Bukan hanya dari beratnya harus belajar untuk menuntut ilmu dijenjang ini. Tapi gue juga banyak belajar tentang pelajaran hidup saat gue malah hidup dikelilingi banyak cowok ganteng famouse kampus, temen-temennya Kakak gue. Ditambah lagi, salah satu dari mereka yang terang-terangan pengen gue jadi miliknya. Padahal dia tahu betul larangan yang Kakak gue terapkan untuk tidak menjalin hubungan cinta-cintaan sama gue yang berstatus adiknya. Tapi entah saking beraninya atau memang sengaja menantang, dia melanggar larangan itu. Sedangkan gue malah menaruh hati sama cowok yang gue temuin lagi makam sendirian dikantin kampus. Kesalah fahaman yang terjadi saat kami bertemu pertama kali, membuat kami terus saja terlibat satu sama lain. Gue takut menyakiti hati orang lain, tapi gue juga nggak mau menyakiti diri gue sendiri. Lalu siapa yang salah disini? Sehun? Gue? Yixing? Atau perasaan yang tak bisa dikendalikan ini?

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien