MULTIPLE SIDES

MULTIPLE SIDES

  • WpView
    Reads 398
  • WpVote
    Votes 58
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 16, 2023
Summary : ⎯ Berkisah seorang remaja yang beranjak dewasa lalu bertemu dengan teman-teman baiknya yang memiliki ciri khas masing-masing walaupun aslinya mereka adalah pelawak. "Kenapa ular tidak di kasih kaki? " "Kan bukan aku tuhannya, jadi aku nggak tau lah." "Salah, ada lagi?" "Tidak tau, menyerah deh!" "Yakali di kasih kaki wak, mau kaki mu di patok ular?" Ya, mereka pelawak yang garing, tapi tak mengubah kemungkin kalau mereka tetaplah seorang teman. 𝐃𝐈𝐒𝐂𝐋𝐀𝐈𝐌𝐄𝐑 : ∆!∆ - 101% fiksi belaka. - Genre's; slice of life, comedy, humor, drama, angst. - Maafkan bila ada keterbelakangan keadaan, tempat kejadian, waktu setempat dan lainnya yang sama. - Typo's everywhere and every time. - I thing it's lil bit broken english and harsh words! - Contoh baiknya, buang buruknya. - Tidak ada sangkut pautny dengan real pemeran! - All photo's, video, film and another from twitter, pinterest, instagram etc. ⎯ ©KkzrRockHard, 081122.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Behind The Smile (TERBIT)
  • TEARS: Love or Reality [END]
  • friendship dump
  • Free Lady : Alternis Time
  • Bitter Sweet (Season 2)
  • TRIPLE J |JenoJaeminJisung|
  • Youth Of Lily
  • ASRAMA LANTAI 7 {TERBIT} ✓
  • Kita Yang Gak Pernah Jadi. | CHANJIN ✔️

| Self discovery | Family & Relationship| slice of life | coming of age | "Behind The Smile" Di balik tawa dan vibes ceria, siapa yang nyangka ada luka yang nggak kasat mata? Ini cerita tentang tiga anak muda yang hidup bareng di satu tempat, tapi masing-masing punya "baggage" hidup yang berat banget buat diomongin. Ada yang struggle banget karena nggak pernah dapet support penuh dari keluarga, terutama soal pendidikan. Komentar negatif dari orang sekitar bikin overthinking nggak kelar-kelar. Ada juga yang tumbuh di keluarga broken home, dipaksa ngikutin mimpi orang tua yang nggak nyambung sama passion-nya. Kasih sayang? Nihil. Dia cuma bisa bertahan karena nggak punya pilihan lain. Terus ada lagi yang mentalnya udah remuk karena sering dibandingin sama saudara atau orang lain. Support emosional dari keluarga? Jangan harap. Mereka keliatan fine di luar, senyum terus, ketawa terus. Tapi di balik itu? Mereka lagi perang sama diri sendiri. Pas hidup makin kerasa toxic dan jalan keluar nggak kelihatan, apa mereka bisa nemuin power buat bangkit lagi? Let's find out their journey-raw, real, and relatable banget dalam "Behind The Smile"

More details
WpActionLinkContent Guidelines