NACHELLE PRANADIPA

NACHELLE PRANADIPA

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 21, 2022
"Jangan ngikutin gue, gue juga tersesat." "Ga masalah, gue temenin." --- Nachelle 17 tahun. Kelas 2 SMA Pelita Harapan. Hidup berdua dengan kakaknya Alvaro Azri. Mereka masih memiliki keluarga lengkap tapi tidak ada gunanya. Hidup Nashel memang mewah, semua fasilitas diberikan oleh orang tuanya. Tapi untuk kasih sayang, dia merasa paling miskin. Dia merasa bahwa hidupnya bener-benar hampa. Tidak ada makna. Tidak ada tujuan. Jika saja dia benar-benar sendiri dan tidak memiliki kakak, mungkin dia sudah seperti mayat hidup. Alvaro memang selalu memberikan kasih sayang untuk dirinya. Nachel merasakan itu. Kakaknya selalu berusaha untuk membahagiakan dirinya. Tapi Nachel juga menginginkan kasih sayang dari orang yang melahirkan dan membesarkannya. Ah tidak, hanya melahirkan dan memberikan uang jajan. Apa kedua orang tuanya tidak saling mencintai? Tapi kenapa mereka menikah? Sampai pada masanya, seorang laki-laki yang menjadi penyembuh di antara semua rasa sakitnya selama ini. Bukan, bukan sebagai pengganti pemberi kasih sayang orang tuanya, namun sebagai laki-laki yang mengajarkan tentang bagaimana menikmati hidup tanpa harus menutup mata tentang kesedihan. Dia mengajarkan bagaimana caranya bahagia tanpa harus menghapus masalah, dia mengajarkan bahwa setiap manusia pasti selalu menemui kesulitan namun jangan sampai kesulitan itu menyusahkanmu untuk mendapatkan kebahagiaan. Dia. Rezvan Pranadipa Sayudha. Laki-laki dengan senyum semanis pelangi.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DIKANESHA
  • Putra My IronMan (On Going)
  • About Naskala [on going]
  • Rumah Sepasang Luka ✓
  • Arsyilazka
  • acalapati
  • IUEBVA (masih update kok)
  • Empty | 00L NCT Dream
  • Lantas (END)
DIKANESHA

Lahir sebagai anak di luar nikah menjadikan hidup Nesha sejak awal dipenuhi bayang-bayang takdir yang tidak ia pilih. Kedua orang tuanya terpaksa menanggung keputusan pahit, sementara ia tumbuh dengan membawa beban yang tidak pernah ia minta. Dari kecil, Nesha belajar bahwa cinta dan komitmen bukanlah janji manis, melainkan luka yang diwariskan. Rasa takut akan keterikatan membuatnya menutup rapat hati, seolah membangun benteng tinggi agar tak ada lelaki yang bisa menyentuh ruang terdalam jiwanya. Namun, satu pengecualian. Dika. Bersama Dika, Nesha menemukan versi dirinya yang paling jujur-tanpa topeng, tanpa pura-pura. Sebuah ruang aman yang tak pernah ia rasakan bersama siapa pun. Hanya saja, sebuah keadaan memaksa Nesha dan Dika pada ikatan yang paling ia hindari-pernikahan. Sebuah janji yang selama ini menjadi ketakutannya yang paling besar. Dan kini, ia harus menghadapi kenyataan bahwa lelaki yang selama ini ia percayai, justru adalah orang yang menggenggam kunci takdir barunya. - "Bajingan! Anak setan! Binatang sialan! Dasar satwa liar! Cowok keparat! Orang cabul! Lo apain gue malem itu hah!?" - Nesha mendesis di sana. "Ya lagian, masa gue gak ngerasain apa apa abis begituan." "YA EMANGNYA LO HARUS NGERASIN APA?!" "YEE APA KEK, GAK BISA JALAN ATAU GIMANA. MASA GAK SAMA KAYAK YANG DI BUKU BUKU, LO NYA GAK JAGO KALI!" - "Gue gak bisa janjiin pernikahan yang bahagia, menurut standar Lo. Tapi gue bakal usahain, jadi rumah buat Lo pulang. Rumah yang aman buat Lo tinggal, rumah yang nyaman buat Lo berbagi, susah ataupun senang." "Mau ya nikah sama gue?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines