ayo bahagia-!! || On Going

ayo bahagia-!! || On Going

  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 14, 2021
ini kisah tentang perbedaan yang menyatukan dua insan yang trauma akan namanya cinta, hingga mereka tak pernah percaya dengan yang namanya cinta sejati akan kah kisah yang mereka lalui akan bisa bersama seperti adam dan hawa atau akan berhentu begitu saja? . "gua ga bisa berhenti gitu aja buat pergi ninggalin lo, susah buat gua berhenti untuk tidak mencintai orang yang merubah warna hidup gua" "Kita ga bisa bersama, kita beda! tuhan hanya 1 tapi kepercayaan kita tidak memihak kita untuk bersama" "lu kenapa ga pernah lihat ke arah gua sih? gua yang berjuang buat bikin lu tetap bahagia tapi lu ga pernah nengok ke arah gua" "nangis sepuas nya, keluarin apa yang lo rasain biarin gua ngerasain gimana sakit nya lu sekarang. Setelah ini lu lihat ke arah belakang ada gua yang siap kapan pun ada untuk lo" ☜☆☞ gua sebenernya mau ini sad ending, tapi gatau juga sih kita lihat nanti yya><
All Rights Reserved
#149
bedaagama
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • He's My Best Friend [END]
  • RafaelClara
  • Lovable Neighbour
  • Bumi & Takdirnya
  • DARA & DORY: The Secret Of Destiny
  • LENTARA
  • LANGIT {NEW VERSION}
  • SPOILEDBOY
  • BIBLE (On Going)
  • HEI, MY BADBOY!!

Sudah [Tamat] ⚠️HARAM PLAGIAT" Aku nggak pergi. Aku hanya ada di hati kamu untuk sekarang,besok,dan selamanya," "I love you, Aretha Nararsya. You are the only one and forever." Aretha teringat kembali memorinya dengan Kara dan masih mengingat dengan jelas tatap teduh dari cowok itu. dia tersenyum hangat. Kemudian berkata "I love you Saskara Arkana. You are in my heart for now and forever." Aretha menatap makam itu dengan senyum hangat, lalu dia berdiri kaget melih Alva dengan tatap kosong sambil menarik tangannya memasangkan sesuatu di tangannya. "Dari Kara. Jangan untuk selamanya sampai mendapatkan cinta yang sejati. Simpan baik baik jika telah menemukan cinta itu." "Ayo sekarang kita ke bandara," ajak Alva mengulurkan tangannya pada Aretha. Aretha menerima tangan Alva tanpa sadar air mata itu lolos dari pertahanan kelopak mata Aretha. Semeliar angin menerpa wajah seorang menangis tertahan, dia masuk kedalam mobil matanya masih tertuju pada gundukan tanah itu walaupun mobilnya sudah berjalan jauh. "Aku tunggu kamu kembali dengan versi yang berbeda." _Saskara Arkana Krismantara_

More details
WpActionLinkContent Guidelines