LUKA TERAKHIR

LUKA TERAKHIR

  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 30, 2021
"Sampaikan salam serta maafku kepada orang tuamu. Terima kasih karena telah mendengar semua masalah hidupku. Terima kasih karena telah mengeluarkan aku dari masa masa terendah ku. Maaf belum bisa menjagamu sepenuhnya. Maaf belum bisa memilikimu seutuhnya. Salam rindu untukmu. Ucapkan selamat tinggal untuk luka terakhir mu." -Abima raden satya
All Rights Reserved
#726
fiksiumum
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SALAH RASA (TAMAT)
  • Noda dalam Cinta
  • ON REMEMBERING
  • Perihal Waktu [ REVISI ]
  • Aku Tetap Menunggumu
  • Backlight
  • KHALILA AND OTHERS
  • Dandelion [Completed]
  • TITIK LUKA 2
  • Strong Girl Michella (END)

"Gue bakal sering dateng kesini, dan lo harus menerima gue dengan tangan terbuka. Anggap aja ini pelarian gue saat gue gak bisa sama dia,saat dia lagi sibuk dan saat gue lagi bosen. Itu syarat dari gue,dan gak bisa ditoleransi dengan apapun." "Jangan bercanda?!" *** Hanya karena sebuah balas budi,dia meminta lebih. Permintaan yang konyol dan tak masuk akal. Berusaha menolak namun dia acuh dan tak peduli. Lantas apa yang harus dilakukan? Menerima dengan pasrah dengan fakta yang menyakitkan, Atau lari seperti seorang pecundang yang tak mau menepati janji. *** Pertemuan dengan sepasang kekasih itu membuat kehidupan Harum berubah. Gadis itu merasa menyesal mengapa dari sekian banyak manusia, harus berurusan dengan kekasih orang. Harum benci dengan dirinya yang lemah mudah diperdaya oleh sosok laki-laki bermata tajam itu, Alan. *Cover by @fitrialjazera_

More details
WpActionLinkContent Guidelines