Langit
  • WpView
    Reads 170,919
  • WpVote
    Votes 12,496
  • WpPart
    Parts 59
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 19, 2022
"Menurut ku hidup ini tentang rasa sakit bukan kebahagiaan" -Langit Albani Putra. CUPLIKAN. "Kau tahu Langit? Kau tak pantas menerima perlakuan lembut dari siapapun! Bahkan hanya sekedar rasa perduli! Kau sangat tak pantas mendapatkan itu! Jika sengsara maka sengsara lah sampai selamanya! Jangan ada kata bahagia dalam hidup mu itu! Walau sekedar kau tersenyum, kau adalah manusia yang pantas menerima semua rasa sakit! Dan tak pantas bahagia! Maka dari itu, sengsara lah seumur hidup mu! Atau bila perlu kau lenyap dari dunia ini," *********** bugh "Shhh," Langit kembali meringis saat Bumi menendang Langit tepat di bagian dada nya. Rasa sesak dan sakit nya kembali bertambah bahkan air mata nya pun kembali menetes. "Sakit, sakit Pa, sakit banget," lirih Langit sambil memegang dada nya yang kini benar-benar terasa sangat-sangat sakit. ******** DILARANG🚫KERAS UNTUK MEMPLAGIATKAN CERITA INI⚠⚠⚠ CERITA INI HANYA UNTUK DI BACA! BUKAN UNTUK DI PLAGIATKAN!!!!!! DAN TEMUKAN PESAN DI BALIK CERITA INI
All Rights Reserved
#4
pengkhinatan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Narasi patah hati
  • BROKEN
  • Meneroka Jiwa 2
  • Aleysha Please Don't Go!
  • Psikopat Digital? [End]
  • MY HOPE IS YOU (END)
  • Mahligai Cinta [END]✓
  • save me
  • Peluk Luka Hujan

Pernikahan yang ada di depan mata hancur berantakan dalam semalam. Mimpi, cinta, usaha dan segala hal yang selama ini ia tapaki seolah runtuh bersama dengan pengkhianatan yang ia terima. Mahika tak pernah menyangka hidupnya yang adem ayem akan mencapai titik klimaks rasa kecewa di usia dua puluh dua. Sikap optimis yang mendarah daging dalam dirinya tak lagi bersisa selepas malam itu. Tak lagi ada setitikpun cahaya yang bisa ia lihat ketika bangun di pagi hari. Cintanya selama dua tahun kandas di saat mereka harusnya tengah berbahagia. Bagaimana bisa dunia sekejam itu padanya? Narasi-narasi patah hati berkumandang nyaring sekali, menyambut kegagalan akbarnya yang mematahkan hati ; sepatah-patahnya. Mahika hancur, lebur dalam keping-keping rasa sakit yang tiada henti menikam, meluluh-lantahkan sedikit harga diri yang ia genggam. Luka itu terlalu dalam hingga ia meragu ... bertanya-tanya diantara isak tangis yang ia untai di depan Tuhan yang maha kuasa. Pasca rasa sakit ini, apakah ia akan bisa kembali jadi Mahika seperti sebelumnya? Apakah akan ada masa dimana ia percaya lagi pada cinta? Dan apakah ada di luar sana, setidaknya satu saja ... satu saja manusia yang bisa ia genggam tangannya tanpa menyakiti ataupun mengkhianati? (PERHATIAN ‼️ BEBERAPA PART DALAM CERITA INI SUDAH DI HAPUS OLEH PENULIS DAN BISA DI BACA DI KARYAKARSA. TERIMAKASIH.)

More details
WpActionLinkContent Guidelines