Sisa
  • WpView
    Прочтений 8
  • WpVote
    Голосов 1
  • WpPart
    Частей 1
WpMetadataReadВ процессе
WpMetadataNoticeLast published чтв, авг. 26, 2021
WpInfo
Поэзия
Kini kita hanyalah sekedar sisa. Biarkan tulisan ini menjadi jejak bahwa dulu kita pernah ada. Meski salah satu isinya tak akan pernah kau baca. Meski pada akhirnya aku menjadi seseorang yang kau anggap tak pernah ada. Meski kita hanya sebentar tapi aku ingin kita tak berakhir menjadi sekedar. Jadi, biarkan tulisan ini menjadi sesuatu yang tetap membuat kita saling mengingat.
Все права сохранены
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

Вам также может понравиться

  • Memori (End)
  • harapan yang pupus
  • Biru Milikku ✔
  • kisah kita
  • Cinta Berbalut Puisi
  • Say You Love Me (BAD BOY)
  • Coretan Rindu
  • Almost.

Dulu sekali, sebelum kita berpisah Kamu selalu menjadi yang pertama yang kuingat setiap bangun tidur dipagi hari. Dulu sekali sebelum kita berpisah Wallpaper handphoneku menjadi candu sebelum aku tidur dimalam hari, wallpaper dengan wajahku yang tersenyum dan kamu yang berwajah aneh disebelahku. Dulu sekali, sebelum kita berpisah Aku selalu ingat wajahmu, wajah yang pernah kubuat tertekuk marah karena aku bercerita tentang pria lain. Dulu sekali, sebelum kita berpisah Kau selalu berhasil membuatku patah hati karena sangat banyak yang mengejarmu kala itu. Dulu sekali, sebelum kita berpisah Aku selalu ingat janjiku sepuluh tahun lagi, janjiku tak ingin mencintai pria lain selain kamu sebelum sepuluh tahun lagi. Sekarang, setelah kita berpisah Kamu tetap menjadi yang pertama. Wallpaper handphoneku tetap kamu. Wajahmu itu sudah memburam di ingatanku, sudah sangat lama hingga membuat memoriku ber-abu. Kau selalu membuatku patah hati ketika mengingat wanita mana saja yang mengejarmu dulu. Dan sampai sekarang, setelah kita berpisahpun, aku masih dijanjiku, aku belum mencintai pria manapun sekarang. Masih tetap kamu.

Подробнее
WpActionLinkТребования к контенту