Friendhome

Friendhome

  • WpView
    Reads 6,239,680
  • WpVote
    Votes 474,134
  • WpPart
    Parts 61
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Feb 4, 2026
Arin gak suka tinggal di apartemen, gara-gara kartu aksesnya sering hilang dan harus bayar denda setiap kali membuat laporan untuk pergantian kartu. Arin juga gak suka tinggal di kos-kosan. Sempit dan sumpek. Sebesar-besarnya kamar kos, tetap aja cuma terdiri dari satu ruangan. Alhasil, Arin memutuskan untuk sewa rumah yang mana lebih cocok untuk ia tempati. Namun, rumah sewa yang ia tempati ini terdiri dari dua kamar tidur. Arin yang mempercayai hal-hal mistis, khawatir jika kamar tersebut dibiarkan kosong malah akan dihuni makhluk lain. Hingga Adam berakhir menjadi solusi bagi permasalahan Arin, dengan menyetujui untuk berbagi tempat, lantaran harga yang ditawarkan Arin lebih murah dibandingkan uang sewa kosnya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bed Mate
  • Friendlove
  • SewaPacar.com
  • Delima dan Takdirnya
  • Linting Geminting21+
  • Terjebak di Rumah Mertua 2 (PREORDER)
  • Say Bye
  • Win-Win Solution
  • MAS BREWOK
Bed Mate

Andai yang mabuk-mabukan di barnya bukan Aruna, Mario tidak akan peduli. Namun karena yang berada di depannya adalah mantan tunangan dari sahabatnya, mau tak mau Mario akhirnya memutuskan untuk menemani. Niatnya tak lebih dari itu, tapi siapa yang menyangka bahwa pada akhirnya mereka tidak selesai di sana. Semesta seakan ingin bermain-main, mempertemukan mereka lagi dan lagi. Hingga akhirnya sebuah hubungan mereka punya walau hanya sekadar teman ranjang saja. Aruna memang sudah gila, di saat Mario berusaha menjaga diri untuk tidak berbuat sesuai keinginannya, Aruna malah justru menawarkan diri. Bikin Mario frustrasi. Bagaimanapun Mario menghargai Aruna sebagai mantan tunangan dari sahabatnya. Ia juga sadar bahwa Aruna tidak seperti wanita yang hampir setiap malam menemaninya di ranjang, tapi menolak Aruna cukup berat juga Mario lakukan. Tak munafik, Aruna memang menarik. Rasanya sayang jika harus disia-siakan. Maka, dengan banyak pertimbangan Mario akhirnya menerima tawaran Aruna untuk bersenang-senang. Dengan syarat .. Dilarang jatuh cinta. Bisakah mereka?

More details
WpActionLinkContent Guidelines