DIARY BERDARAH

DIARY BERDARAH

  • WpView
    Membaca 305
  • WpVote
    Vote 14
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Des 3, 2014
DIARY BERDARAH Genre : Fiksi Horor Thriller Karya : Maya Madu Baju baru lagi, handpone baru lagi. Entah sampai kapan mereka porotin duit papahku. Kerjaannya cuman hamburin duit tanpa berfikir bahwa papah kerja banting tulang buat keluarganya. Well dikira aku cuman iri karena tak pernah bermewah-mewahan seperti mereka. Namun aku hanya jijik melihat tingkah mereka. Apalagi saudara tiriku Lisa, anak kandung Mama Ani. Badannya rusak dengan zat kimia perusak syaraf--jenis morfin suntik hingga hirup pernah dicobanya. Entah Mama Ani pura-pura tak melihat atau justru Lisa terlalu mahir menyembunyikan kebiasaannya nyabu. Apa yang ia pikirkan dengan hal itu, entahlah. Persetan dengan kebiasaannya. Juga Mama Ani yang terlalu munafik bersandiwara depan papah, sok perhatian di depan papah, namun menikam di belakangnya. Papah terlalu percaya dengan mulut manisnya hingga menutup mata atas kesalahan-kesalahan yang dia anggap biasa.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • She is Dara
  • MIRROR DEVIL
  • VIETATO
  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • DARREN AND FAMILY [ End ]
  • Cinderella's Stepsister [√]
  • Scond Life Fake Nerd
  • ANTAGONIS MOTHER || REVISI
  • 𝐒𝐞𝐫𝐩𝐢𝐡𝐚𝐧 𝐀𝐬𝐭𝐚𝐦𝐚𝐥𝐚│〚𝐓𝐀𝐌𝐀𝐓〛

[WARNING! MENGANDUNG UNSUR DEWASA DAN KEKERASAN] "Bunuh gue kalau itu bisa buat lo tenang" kata Sean dengan tenang sambil memegang ujung pistol dan mengarahkannya tepat di kepalanya. Dara dibuat kebingungan dengan kondisinya saat ini. Ia bingung harus memilih antara membiarkan laki-laki dihadapannya ini hidup atau mati dan memilih antara ego atau perasaannya. Tanpa disadari, air mata Dara membasahi wajahnya. Dara yang biasa dikenal sebagai wanita yang kuat dan tahan air mata, kini menjadi sosok Dara yang lemah. Dara menatap ke arah Sean yang sedang tersenyum tulus ke arahnya. Dengan perlahan dan pasti, Dara pun menekan pelatuknya. DORR!! *** Yukk teman-teman mari mampir Jangan lupa untuk mampir juga ke cerita pertamaku, kalian bisa cek diakun wattpad ku:) DESCLAIMER!! Cerita ini murni dan asli dari imajinasi penulis. Dilarang untuk mengcopy atau plagiarisme cerita ini!!! Cover by Pinterest & Canva Publish: 15-01-2024

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan