We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
BIANCA  [On Going]

BIANCA [On Going]

  • WpView
    Reads 356
  • WpVote
    Votes 46
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 28, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
"Biaaa,bangun ini udah siang loh"terdengar suara perempuan berteriak dari arah luar kamar. "Hmmm" Hanya mendengar balasan deheman dari dalam, akhirnya ia mencoba membuka pintu kamar.alhasih pintunya tidak terkunci " Bia! kamu dengar kakak nggak sih" teriak lagih perempuan tersebut,sambil menarik selimut yg menutupi gadis yang berusaha ia bangunkan."iya dengar kak Diva". Balas gadis tersebut namun dengan menarik selimutnya kembali untuk menutupi seluruh tubuhnya. Melihat yang di bangunkan tak kunjung bangun akhirnya Diva kesal."BIANCA CLARISSA VERONIKA, BANGUN SEKARANG ATAU KAKAK SIRAM PAKE AIR SEBAKKK!!!" teriak Diva.
All Rights Reserved
#163
highshool
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Resya's Journey Of Life?
  • Stolen Your Heart
  • Converge With You [On Going]
  • STAY WITH ME••ON GOING••
  • 𝑨𝑹𝑨𝑲𝑯𝑨 [TERBIT]
  • Get Ready For The Brother

"Re" panggil seorang lelaki yang tengah duduk bersama kekasihnya "apa Zan?, kalau ngomong jangan nanggung nanggung napa buat penasaran aja, kezel aku" ucap kesal gadis yang duduk di sebelahnya dan tak lupa dengan bibir yang dimajukan "Haha jangan kezel kezel Re ntar cantiknya hilang loh" gombal lelaki itu kepada kekasihnya lantaran kesal kepadanya karena selalu berbicara setangah setengah "ih berisik cowo gilak, lanjut mau bilang apa tadi?" penasaran gadis itu kembali "lah ini muka tebel amat, ga bisa salting apa gimana hmm?" basa basinya bertujuan membuat kekasihnya semakin kesal "GIZANNN!" teriak gadis tersebut keras kerena habis sudah kesabarannya "iya iya ku lanjutin" fine lelaki itu "hmm.. paan?" tanya lembut gadis itu kembali yang kesekian kalinya sembari mencoba mengontrol emosi "nanti kalau kita udah gede kamu mau ga jadi pendamping aku?" tanya serius lelaki itu membuat si gadis menjadi terdiam sejenak dan berkata dengan percaya "iya aku mau"

More details
WpActionLinkContent Guidelines