
"Ia berharap lebih kepada manusia, menjalin kepercayaan kemudian terluka dalam ketidaktahuan. Ia sebut cinta penuh rasa, menjejaki dada, bergertar dan beraroma. Mati, terbunuh kau olehnya" kagumku pada wanita tertulis membentuk aksara. berharap waktumu ada menyempatkan aku didalam puisi.All Rights Reserved