Tarikan Takdir

Tarikan Takdir

  • WpView
    مقروء 6,188
  • WpVote
    صوت 121
  • WpPart
    فصول 1
WpMetadataReadمستمرّة
WpMetadataNoticeآخر تحديث: خميس, ينا ٢٢, ٢٠٢٦
Blurb "Awalnya aku tak mengenalmu, awalnya aku tak tahu tentangmu, Kamu sudah seperti bencana, yang datang tanpa bisa aku prediksi. Terkadang aku berpikir apakah ini sebuah lelucon. Tapi, jika takdir sudah berkehendak tidak ada yang dapat merubahnya. " ___Nisa "Saya tahu, tidak ada namanya kebetulan dalam sebuah takdir. Maka dari itu tolong temani saya dalam setiap langkah kehidupan. Jangan pernah menganggap ini adalah sebuah lelucon"___ Nanda (Mulai 14 Juli 2021)
جميع الحقوق محفوظة
#732
spiritual
WpChevronRight
انضم إلى أكبر مجتمع لرواية القصص في العالماحصل على توصيات قصص مخصّصة، احفظ قصصك المفضلة في مكتبتك، وقم بالتعليق والتصويت لتنمية مجتمعك.
رسم توضيحيّ

قد تعجبك أيضاً

  • Work Life, Love Balance (END)
  • Spicy
  • Semestinya Cinta ( Selesai )
  • Goodbye, Hello?
  • Tanda Seru
  • Favorite Lecturer
  • Half Of My Heart ​[UNDER REVISION]
  • THE REBELLOUSE! [END]
  • Menuju Seperempat Abad [End]✓
  • MANAGER KEUANGAN [END]

Siena Zahra tidak pernah menyangka keputusan impulsif untuk menemani sahabatnya--Raline, melakukan kopdar Tinder dengan identitas palsu akan berubah menjadi mimpi buruk yang merembet sampai ke kantor. Waktu itu, demi keamanan karena itu pengalaman pertama Raline dalam dunia dating apps, mereka sepakat memakai nama dan pekerjaan palsu. Pertemuan berlangsung canggung-apalagi karena Dipta, cowok Tinder itu, ikut membawa temannya, pria dengan tatapan dingin dan observan bernama Naresta Dirgantara. Siena tahu pria itu mencurigainya, tapi dia berpura-pura santai. Mereka pulang dan menganggap semua itu hanya pengalaman lucu yang tidak perlu diingat lagi. Dua minggu kemudian, hidup Siena jungkir balik. Perusahaan mengumumkan atasan baru di divisi Siena. Masuklah pria yang sama. Pria dari kopdar itu. Naresta Dirgantara. Dan tatapan lelaki itu tepat seperti dugaan Siena--dingin, menilai, sinis, seolah berkata "Aku tahu kamu penipu." Sejak hari pertama, Siena menjadi target perhatian Naresta dan bukan yang menyenangkan. Setiap laporan, rapat, hingga keputusan kecil pun selalu dipertanyakan. Seakan Naresta sengaja menjadikan masa lalu singkat itu sebagai alasan untuk meruntuhkan profesionalitas Siena.

تفاصيل إضافية
WpActionLinkإرشادات المحتوى