100 day with Ocean

100 day with Ocean

  • WpView
    Reads 179
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 12, 2022
"Jika Cinta itu belum rampung, ijinkan aku mencintaimu sampai selesai. Karena kamu pemeran utamanya." Dalam pertemuan singkat 100 hari, Sean berhasil membuat setiap waktu Kiara begitu berarti. Banyak kepingan indah cerita mereka yang begitu berarti. Dengan janji Sean jika cowok itu memang akan selalu menjaga Kiara disetiap lembaran kisah Kiara. Kiara begitu percaya, tidak ada orang yang setulus itu pada nya. Kiara hanya anak biasa, tidak ada yang istimewa dalam hidupnya. Menjadi anak yatim piatu membuat hari-hari nya terasa hampa bahkan sunyi. Tidak banyak harapan Kiara. Cowok yang Kiara temui di lapangan basket sore itu, seperti malaikat dalam dogeng anak sebelum tidur. Kiara yakin, jika Sean hadir adalah sebagai warna dalam hidupnya. Hanya untuk 100 hari, tidak untuk selamanya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [BL] Sudden Omega
  • KIARILHAM【END】
  • Love, Maybe (END)
  • FATE ✓
  • ☞ KEIZARO ☜ (End)
  • KEAURIGA
  • My love ' My Enemy [ END ]
  • Heartbeats: Di Antara Dua Dunia
  • 𝓙𝓮𝓳𝓪𝓴 𝓚𝓮𝓷𝓪𝓷𝓰𝓪𝓷 𝓭𝓲 𝓤𝓳𝓾𝓷𝓰 𝓢𝓮𝓷𝓳𝓪
  • Aseano Samudra [End]

Sean adalah sosok penyayang anak-anak. Ia selalu bermimpi memiliki keluarga sendiri dengan anak-anak yang lucu dan menggemaskan. Namun, kesibukannya dalam bekerja membuatnya tidak sempat menemukan pasangan yang cocok. Sampai suatu hari, karena terlalu lelah bekerja, Sean mengalami serangan jantung. Tapi bukannya meninggal dan menuju alam baka, ia justru terlahir kembali ke dalam dunia sebuah novel aneh-dengan satu perubahan besar: ia kini bereinkarnasi sebagai seorang omega "Berarti gue nggak perlu repot-repot nyari istri buat punya anak" Namun, sebagai omega, ia tetap membutuhkan seorang alpha untuk bisa memiliki anak. Maka dimulailah pencariannya untuk menemukan alpha dengan bibit unggul. Hingga pada suatu saat... "Mati gua , bukannya itu bapaknya antagonis?!" batinnya melirik perutnya yang sudah mengembung

More details
WpActionLinkContent Guidelines