Peluk
  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 19, 2021
coretan ini aku persembahkan untuk diriku sendiri dan untukmu yang ingin menyendiri. Kali ini, lepaskanlah ekspektasi yang membebani pundakmu lepaskanlah jas hitam yang menutupi tubuh rapuhmu seduhlah segelas susu yang ditemani croissant keju biarkanlah tulisan ini mengerjakan sebuah tugas untukmu, biarkan tulisan ini memeluk ragamu.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • someone like you
  • Serpihan Luka
  • BUKAN SENJA BIASA [ SELF REMINDER ]
  • 𝓐𝓴𝓾 𝓢𝓮𝓵𝓪𝓵𝓾 𝓜𝓮𝓶𝓪𝓷𝓭𝓪𝓷𝓰 𝓛𝓪𝓷𝓰𝓲𝓽 𝓑𝓲𝓻𝓾 𝓘𝓽𝓾
  • don't leave daddy CH2 (END)
  • Menulis untuk Diri Sendiri
  • Time For Opportunity
  • TAKDIR ANGELINA CHRISTY (END)

ini kisah dewasa mohon bijak ya yang dibawah umur. "mengapa kau!. aku mau kekasihku yang menjadi istriku bukan kau." " tapi dia sudah meninggal leon. dia tidak akan kembali lagi dan ia yang menginginkan ini sebelum menghembuskan nafas terakhir." "hanya karena wajahmu dan tubuhmu sama sepertinya tidak akan membuatku mencintaimu seperti aku mencintainya" tegas leon. udah ya secuil dari cuplikan ceritanya. bagi yang penasaran baca saja sendiri. tambahkan keperpustakaan kalian ya. lihat dulu kalo sekali dilihat menurut kalian jelek hapus aja langsung. no worry be happy ok😁 perhatian kisah ini mengandung unsur menyedihkan dan mengharukan. bagi yang baperan silahkan mampir.😢

More details
WpActionLinkContent Guidelines