We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Polaris

Polaris

  • WpView
    Reads 31
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 19, 2021
WpInfo
Fiction
Fantasy
Niat awal bersenang-senang menaiki sebuah gunung, malah berakhir bergelantungan di tebing jurang. Nasip malang memang tiada yang tau, itulah yang dirasakan Endy, Utari, dan Irene. Sebuah insiden yang mengantarkan mereka ke dunia yang asing, dan terjebak didalamnya. "ANJEEENG!!! BARU SEDETIK GUA NGIRUP NAFAS LEGA YA TUHAAAN, UDAH MAU DI MATIIN LAGI." Irene berteriak histeris sambil memeluk erat kedua kaki Utari. "GUE BELUM NEMU ANAK TUNGGAL KAYA RAYA BUAT DIAJAK NIKAH, HIKS" Lanjut Irene lagi. "BERISIK!" Endy mengerang frustasi. • • • Seorang lelaki menghampiri mereka dengan paras yang rupawan. "Selamat datang di Parthenon, Hermione yang agung!" Suara beratnya memecah keheningan. -- Bagaimanakah kisah mereka selanjutnya? Bisakah mereka keluar dari dunia asing itu? Yuk simak terus kisah mereka bertiga
All Rights Reserved
#24
demigod
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hey, He's Not Your God
  • Blooming Baby
  • Heartless
  • The Eternal Country (3) : Curse from the Past (√)
  • I'm More Than Just A Princess
  • Syahdan ✓
  • The Villainess (End)

season II of hsnab, pls read that first:) ________________ [2] Menapakkan kembali kakinya di Bumi, Jennie berasa hampir menjadi alien yang berkunjung ke Planet Tetangga, walaupun padahal perjalanan dia saat di Konstelasi Semesta hampir mirip My Trip My Adventure. Tidak ada langit buatan, tidak ada hewan kepala segitiga, tidak ada hewan berlidah meliuk-liuk, tidak ada kadal berlendir, tidak ada portal, tidak ada sihir. Pokoknya, Nona Tawanan sudah kembali seperti semula. Memulai hidupnya yang jauh dari kata 'tidak nyaman', memiliki teman banyak, mendapat nilai tinggi agar mudah masuk perusahaan keren, (katanya sih dia mau jadi sekertaris nya C.E.O). Mimpi hidup yang sudah hampir matang, bukan? Masalahnya. Di awal Ia interview pekerjaan, Jennie berpikir... apakah Dewa Amúsia sedang prank? kok C.E.O nya Baginda sih?! "H-halo Yang Mul- Sir! Sir! maksud saya Sir Jung!" "Ya?" Aneh. Nona Mantan Tawanan itu yakin Baginda Gezos. "Anda ini mirip orang yang pernah nolak saya lho, Sir" "Oh ya? siapa?" "Yang Mulia sok keren yang Impoten" Jadi, entah bagaimana. List impian itu hancur berkeping-keping. Tetapi menurut Jennie selama itu adalah Raja nya maka tidak apa-apa. Namun apakah semuanya benar-benar seperti dulu? Dimana Maha Agung Gezos masih suka dengus-dengus geli kalau Tawanannya banyak tingkah? Dimana Jennie masih suka bertanya soal menikah, masih suka minta peluk-peluk? Bisa jadi tidak bisa jadi iya, kan ini sudah tiga tahun. © bricolaime, 2021

More details
WpActionLinkContent Guidelines