We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
CERITA LAMPOR ( KERANDA TERBANG )

CERITA LAMPOR ( KERANDA TERBANG )

  • WpView
    Reads 771
  • WpVote
    Votes 35
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureComplete Sun, Jul 18, 2021
WpInfo
Fiction
Horror
Edwin (Dion Wiyoko) dan Netta (Adinia Wirasti) bersama dua anak mereka, Agam (Bimasena) dan Sekar (Angelia Livie), kembali ke kampung Netta di Temanggung. Kampung yang telah ditinggal Netta 25 tahun bersama ibunya yang marah akan perbuatan sesat ayahnya. Netta harus menyampaikan pesan terakhir almarhumah untuk ayahnya. Netta disambut curiga dan dianggap pembawa musibah karena kampungnya sedang dilanda teror Lampor, setan pencabut nyawa yang membawa keranda terbang. Ayahnya juga meninggal tiba-tiba, sebelum Netta tiba. Edwin berusaha membela istrinya dan percaya akan niat baik kedatangannya. Namun satu per satu rahasia terkuak. Skandal busuk dan kejadian mengerikan muncul menghantui dan membuat keluarga ini terancam pecah. Apalagi ketika anak-anak mereka juga nyawanya terancam oleh Lampor. Tidak ada jalan lain bagi Edwin dan Netta selain menghadapi itu semua.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hoom Pim Pah
  • Marriage, Not Dating
  • PENGHUNI RAHASIA
  • Sulung Yang Tak Dimengerti
  • Keistimewaan Putri Mafia (SEGERA TERBIT)
  • Takdir di Antara Kita (Tamat)
  • Istri Pengganti Jadi Kesayangan (TAMAT)
  • the last of the twelve sisters

Gardena terpaksa memilih rumah kontrakan tua yang sepi di sudut kota, demi menghemat biaya hidup usai bercerai dari suaminya yang tergoda dengan wanita lain. Bersama 2 anaknya yang masih kecil, Aurora (7) dan Axio (5), Dena berusaha kuat menghadapi kehidupan. Sungguh dia tak mengira, jika kepindahannya di tempat itu, adalah justru awal dari lingkaran setan yang mengancam sebuah takdir rahasia terkutuk sekian abad silam. Dena juga tak menyangka jika mereka malah bakal bertetangga dengan banyak makhluk halus, dan kedua anaknya malah terlibat dalam sebuah permainan yang sangat menyeramkan: Hoom Pim Pah Alaiom. Gambreng... "Dari Tuhan kembali ke Tuhan. Ayo, kita bermain sampai mati..."

More details
WpActionLinkContent Guidelines