Four hearts, One love [Jaerosè]

Four hearts, One love [Jaerosè]

  • WpView
    Lecturas 15,265
  • WpVote
    Votos 1,770
  • WpPart
    Partes 10
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, ago 4, 2021
WpInfo
Fanfic
NCT
Tidak pernah menyangka. Niat yang baik, menolong seorang pria yang wanita itu ketahui adalah atasannya dimana ia berkerja. . Semua terjadi begitu cepat. Tidak bisa menghindar jika tenaga pria itu memang lebih kuat dibandingkan dirinya. . Penyatuan itu terjadi. sipria tersebut tidak henti-hentinya meracau saat kenikmataan itu makin tercapai. Pengaruh akhohol tersebut telah membuat pintu hati pria itu semakin terkunci. Tidak ada yang dipirkan selain sebuah kenikmatan yang kini pria itu rasakan.
Todos los derechos reservados
#522
naeun
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • First Love
  • Istri Mudaku
  • Hug Me {Sehun Irene}
  • Look At Me Now
  • Into You [✓]
  • Best for us ( TAMAT )
  • Di Balik Niqab [TERBIT]
  • Arga ; Repihan Rasa TAMAT (sekuel Arga; Pusaran Sesal
  • TITIPAN HATI (END)
  • Istri Kedua

"Aku mencoba mengertimu selama ini. Aku berusaha memendam kekecewaanku saat melihat obat ini. Aku terus menyakini diriku kalau kamu belum siap mengandung anakku, nyatanya aku salah. Saat melihatmu tadi, aku sadar semua ini karena kamu seorang jalang. Kamu tidur dengan banyak pria sehingga kamu takut hamil" teriaknya "Hari ini aku begitu menyesal, menyesali apa yang sudah aku lakukan untuk jalang sepertimu. Aku melawan aboejiku demi kamu, seharusnya aku mendengarkan apa yang ia katakan. Seharusnya aku percaya kamu tidak jauh berbeda dengan eommamu" plakk,,, sebuah tamparan mendarat di pipinya. Wanita itu memegang tangannya terkejut karena ia baru saja menampar suaminya. "Aku bisa menerima jika kamu menghinaku begitu kejam, tapi tidak memiliki hak untuk mengatai eommaku. Kamu bahkan tidak tau apa pun tentangnya" ia menghapus air matanya dan berjalan meninggalkan pria itu. Tidak ada perasaan yang lebih sakit lagi dibandingkan saat pria yang ia cintai itu menghinanya.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido