Tombak Merah Muda

Tombak Merah Muda

  • WpView
    Reads 1,205
  • WpVote
    Votes 143
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadComplete Mon, Jul 26, 2021
Apa yang kamu pikirkan, ketika usia mu menginjak 20 tahun? Biar saya tebak, • Apakah tentang bersenang-senang bareng teman-teman? • Apakah tentang pekerjaan? • Apakah tentang membahagiakan kedua orang tua? • Apakah tentang menikah? • Apakah tentang impian? Apa pun itu, saya yakin nggak bakal jauh dari hal-hal di atas. Bener? Ya, itu pula yang dirasakan oleh saya. Saya memikirkan banyak hal, terutama tentang pernikahan. Di usia saya yang masih terbilang muda, bahkan belum matang menurut penilaian sebagian orang, saya bersikeras untuk segera menikah, tanpa melewati proses pacaran. Suatu keputusan yang mungkin dinilai tergesa-gesa bahkan fatal oleh sebagian orang. Namun bagi saya, hal tersebut adalah satu bagian jalan yang harus saya tempuh demi kebaikan saya kedepannya. Apa yang mendasari saya untuk mengambil keputusan tersebut? Apa yang akhirnya saya lakukan dengan keinginan tersebut? Dan apa saja halang rintang yang saya rasakan, sebelum akhirnya sampai pada tujuan saya? Semua saya sajikan pada tulisan ini. Selamat menikmati 
All Rights Reserved
#39
tips
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rinai
  • Binder Of Love
  • Tak Sengaja Jodoh
  • Past Love Part 1
  • HATI💔 YANG TERPILIH
  • Sekali Lagi (End)
  • FOREVER YOURS REGARDLESS
  • mak!!!! aku mau kaweeenn!!!
  • IF YOU
Rinai

Kau tidak akan pernah tau, apa arti dari "maaf" dan "penerimaan" jika kau tak mengalaminya sendiri. Apakah maaf mudah untuk diberikan? Dan apakah menerima kesalahan mudah untuk dilakukan? Terkadang manusia terlalu sombong. Berlagak seolah semua bisa dia lakukan, namun ternyata semua itu hanya menjadi perasaan yang tersimpan dalam diri, bahkan siap lepas kendali kapan saja. Kau pun tak akan pernah tau bagaimana rasanya "cinta" tanpa kau rasakan sendiri. Cinta, yang terkadang menoreh luka tapi juga menyembuhkannya. Cinta, yang membuat banyak orang tertawa tapi tak jarang orang menangis karenanya. Dan cinta, yang menghadirkan sabar namun terkadang juga harus berakhir dalam ikhlas. Ini hanya cerita yang dibersamai oleh Rinai. Rintik sang hujan, menggenang bersama ribuan memori yang jatuh bersamanya. --------------------------------------- "Aku hanya ingin melepaskan belenggu hatiku. Karena itu, disini aku berkata jujur padamu. Aku menyukaimu, bahkan sejak lama." "Kau tidak tau tentangku, tidak tau kondisi ku. Aku buruk. Aku hina. Bahkan untukku sendiri, aku masih berusaha sangat keras untuk menyadari betapa menyedihkannya aku! Jadi mana mungkin bagimu untuk bisa menyukai seseorang seperti aku!" "Aku tau tentang dirimu, kondisimu, masa lalu mu, tapi perasaanku kepada mu tidak berubah. Aku mencintaimu. Dan jangan buat dirimu terjebak dalam ilusi yang kau buat sendiri. Lihatlah sekitarmu, banyak orang yang menyayangi mu, bahkan aku! ... Jadi, maukah kau membersamai aku di setiap langkahku kelak? Maksudku, maukah kau menikahiku?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines