AMERTA
  • WpView
    Dibaca 30
  • WpVote
    Vote 4
  • WpPart
    Bab 3
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Jul 28, 2025
WpInfo
Fiksi
Romansa
Pertemuan konyol berawal dari ayah Nayaka dan ibu Rembulan yang akan segera menyelenggarakan pernikahan. Namun pada malam harinya, Nayaka mencium Rembulan di hadapan kedua orang tuanya yang dalam jangka waktu cepat akan resmi menikah. Nayaka sendiri adalah pemuda yang menjadikan Rembulan kekasihnya tanpa persetujuan dari Bulan. Tak disangka, beberapa tahun Bulan mengenal Nayaka, rahasia hidupnya begitu besar. Saat Bulan mulai jatuh hati dengan Nayaka, ternyata Nayaka telah membawa seorang anak, anak dari mantannya yang selalu ia sebut telah meninggal.. "Indurasmi kan selalu Amerta dalan kisahku." ~Nayaka
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#48
rembulan
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Tsundere Maniak Susu
  • I'm Not Just a Figuran
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • GRAVARENZO
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • GHAIKA (REVISI)
  • Transmigrasi Ziora
  • The Time
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Blueprint Pelarian Villain [END]

Zanuel Luca Korzh seorang anak bungsu dari keluarga terpandang di daerah kota ini. Namun, keistimewaannya membuat dirinya berbeda dari anggota keluarganya yang lain. Dia memang dingin, culun, cupu dan bau. Kalau keluarga besarnya mengatakan dia adalah keturunan yang gagal. Ia memiliki satu rahasia yang tidak pernah ada satupun keluarganya tahu, bahwa dirinya masih menyusu memakai dot bayi berwarna bening dengan puting silikon yang enak untuk di hisap baginya. Suatu hari semuanya mulai terkuak setelah cucu bungsu keluarganya itu mulai tinggal di rumahnya. Lantas apakah yang akan terjadi jika keluarganya tahu bahwa ia masih menyusu? Cover by Me with Ibis Paint

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan