See And Feel It

See And Feel It

  • WpView
    Reads 180
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 29, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Albani dan Launa akan mewakili provinsinya dalam membuat karya ilmiah remaja. Ditengah-tengah mencari beberapa sumber untuk membuat laporan disitulah mereka menyadari bahwa manusia bukan hanya sekedar untuk hidup dengan semua keinginannya, tetapi untuk melihat lebih dalam lagi tentang dunia manusia lain. Launa semakin menyadari bahwa Albani berbeda dari orang-orang yang pernah dia temui sebelumnya. Dan apakah Albani akan tetap tenang dan tidak menyalahkan keadaan dikala kembali merasakan hal tersebut? "See and feel it, kebahagiaan sejati seringkali datang tanpa kita sadari dan lupa untuk mensyukuri." _________________________________________ "Meskipun kamu merasa hari mu kurang baik, tapi kamu harus tetap makan." "I don't really understand the feelings in my own heart, but what is certain is that my feelings for you are true." Happy reading Pic: Pinterest
(CC) Attrib. NonComm. NoDerivs
#119
teenlife
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dancing for the Star [TAMAT]
  • Kapasitas Semesta
  • (Eks-In) Trovert || END
  • DEVIAN [END]
  • Gula - Gula
  • Secarik Luka [Complete]
  • Ketua Osis Vs Kapten Basket
  • Friendzone?
  • IS IT LOVE?  [On Going]
  • Your Home [COMPLETE]

Adara, seorang gadis berusia 15 tahun, merasa bahwa dirinya buruk rupa, apalagi ketika orang-orang membandingkannya dengan Ananda, abangnya yang merupakan cowok pintar, tampan, dan rajin. Adara merasa bahwa abangnya sempurna, tidak seperti dirinya. Adara sering merasa minder dan insecure karena merasa tidak punya hal yang bisa dibanggakan, kecuali menari. Adara suka menari, tetapi ia tidak percaya diri jika harus menari di depan banyak orang. Ia merasa malu pada penampilan fisiknya yang menurutnya tidak menarik. Suatu waktu, ada lomba menari yang diadakan oleh SMA tempat Adara bersekolah. Marvelo, sahabat Adara, sangat mendukung Adara untuk mengikuti lomba tersebut. Tadinya Adara tidak mau mengikuti lomba tersebut karena tidak percaya diri, tetapi suatu kejadian besar menyangkut Marvelo membuat Adara mau mengikuti lomba tersebut meskipun dirinya masih sering minder dan sulit untuk percaya diri. Apakah Adara bisa melawan rasa takutnya untuk tampil percaya diri? Adara berharap ia bisa keluar dari rasa takutnya dan bisa memandang dunia dengan percaya diri. *Naskah ini diikutsertakan dalam dalam Writing Marathon Seluna

More details
WpActionLinkContent Guidelines