Story cover for A Day Without Dream by DayDreamProject10
A Day Without Dream
  • WpView
    Reads 4,448
  • WpVote
    Votes 1,123
  • WpPart
    Parts 11
  • WpView
    Reads 4,448
  • WpVote
    Votes 1,123
  • WpPart
    Parts 11
Ongoing, First published Jul 15, 2021
[SETIAP HARI SELASA DAN JUM'AT]

Alder tak habis pikir, bagaimana bisa murid sekolahnya percaya akan sebuah kutukan aneh di ruang musik. Katanya kalau kamu tanpa sengaja membuka pintu ruang musik bersama lawan jenis pada pukul 4 sore, maka kalian akan menjadi pasangan kekasih. Sebuah kutukan yang sukses membuat ruang musik ramai dilewati murid DHS lain. Membuat klub band yang menaungi Alder harus mengalah dengan mengurangi waktu latihan mereka di sekolah .

Hingga suatu hari, tanpa sengaja Alder membuka pintu ruang musik bersama seorang perempuan dengan mata sendu. Sosok yang berhasil membuat Alder penasaran, apalagi ketika  semesta selalu membuatnya berpapasan dengan gadis itu.

Apa kutukan itu benar adanya?
All Rights Reserved
Sign up to add A Day Without Dream to your library and receive updates
or
#1daydreamproject10
Content Guidelines
You may also like
Amor Almira by ZuwitaArcen
35 parts Complete
Dalam hidup, kita bertemu dengan banyak orang. Tapi hanya sedikit yang mampu mengguncang dunia kita, mengubah arah hidup, dan meninggalkan jejak di hati. Ini adalah kisah tentang dua dunia yang bertabrakan-tentang gadis baik yang jatuh cinta pada laki-laki yang katanya nggak pantas dicintai. Almira Anjani Wirasti, gadis ceria dengan hati selembut senja, tak pernah menyangka bahwa pertemuan singkat di bawah pohon rindang akan mengubah hidupnya. Ia hanya ingin menolong. Tapi dari sentuhan pertamanya, ia malah menemukan luka yang lebih dalam dari sekadar goresan di kulit-luka yang tersembunyi di balik dinginnya tatapan seorang Amor Antariksa Setiawan. Amor bukan tipe pria yang mudah didekati. Kasar, tertutup, dan penuh misteri. Tapi siapa sangka, di balik sikap cueknya, ada hati yang lelah... dan mungkin, hanya butuh seseorang yang cukup nekat untuk mengetuk pintunya. > "Lo nggak takut deketin orang kayak gue?" tanya Amor suatu sore, suaranya serak, tatapannya kosong menatap langit. Almira menghela napas pelan, menatap lukanya, lalu menjawab tenang, "Yang gue takutin bukan lo... tapi kehilangan kesempatan buat bikin lo bahagia." Amor terdiam. Tak ada yang pernah bilang hal seperti itu padanya. > "Gue bukan orang baik," gumamnya. "Gue cuma... rusak." "Nggak ada orang yang terlalu rusak buat dicintai," bisik Almira, menatap matanya yang penuh luka. "Lo cuma belum pernah dikasih alasan buat percaya." Dan sejak hari itu, perlahan-tanpa mereka sadari-dunia yang kelabu mulai berubah warna. Ini bukan kisah cinta biasa. Ini tentang keberanian mencintai seseorang yang hancur. Tentang bagaimana cinta bisa mengubah arah hidup, menyembuhkan luka lama, dan menciptakan harapan baru. Karena kadang... yang kita butuhkan bukan orang sempurna. Tapi seseorang yang bersedia tetap tinggal, bahkan ketika kita merasa tidak pantas dicintai.
You may also like
Slide 1 of 7
Lost In Your Song  cover
BLUFF cover
Amor Almira cover
DRABIA [END] cover
Adek Kelas ✔ [COMPLETED] cover
Elvina [COMPLETED] cover
HSM 1: OLYMPIADS [END] cover

Lost In Your Song

52 parts Complete Mature

"Kita deket, tapi gak terikat. Ada rasa, tapi gak berani ngucap. Pengen tetap ada, tapi takut ngasih kepastian. Jadi, kita ini apa? Sebatas nyaman yang gak punya tujuan?" Di atas panggung, mereka satu harmoni. Tapi di luar itu, mereka terjebak dalam perasaan yang tak bernama. Dua sahabat, dua hati yang saling mencintai, namun takut melangkah lebih jauh. Bukan karena gengsi, tapi karena mereka sama-sama takut kehilangan satu sama lain. Mereka sudah terlalu nyaman dalam hubungan yang tak bernama, takut jika satu langkah maju justru menghancurkan semuanya. Di tengah latihan band, panggung sekolah, dan dunia malam yang berbahaya, hubungan mereka diuji oleh rahasia, kesalahpahaman, dan luka lama. Sampai kapan perasaan ini bertahan tanpa kepastian? Ataukah akhirnya akan memudar seperti nada terakhir di sebuah lagu? Selamat membaca!