A Day Without Dream

A Day Without Dream

  • WpView
    Reads 4,453
  • WpVote
    Votes 1,123
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 16, 2023
[SETIAP HARI SELASA DAN JUM'AT] Alder tak habis pikir, bagaimana bisa murid sekolahnya percaya akan sebuah kutukan aneh di ruang musik. Katanya kalau kamu tanpa sengaja membuka pintu ruang musik bersama lawan jenis pada pukul 4 sore, maka kalian akan menjadi pasangan kekasih. Sebuah kutukan yang sukses membuat ruang musik ramai dilewati murid DHS lain. Membuat klub band yang menaungi Alder harus mengalah dengan mengurangi waktu latihan mereka di sekolah . Hingga suatu hari, tanpa sengaja Alder membuka pintu ruang musik bersama seorang perempuan dengan mata sendu. Sosok yang berhasil membuat Alder penasaran, apalagi ketika semesta selalu membuatnya berpapasan dengan gadis itu. Apa kutukan itu benar adanya?
All Rights Reserved
#983
teen
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sayang
  • Ekstrovert & Introvert [SELESAI✔️]
  • 𝐓𝐢𝐭𝐢𝐤 𝐓𝐞𝐦𝐮 || 𝐎𝐧 𝐆𝐨𝐢𝐧𝐠
  • Amor Almira
  • Persona
  • Find A Way to My Heart (SUDAH TERBIT)
  • DRABIA [END]
  • HSM 1: OLYMPIADS [END]
  • Lost In Your Song
  • Stalker Fifty Meter [Sudah Terbit]
Sayang

TERBIT 📖 - "Siapa yang bernama Sayang di sini?" teriak panitia itu, membuat sebagian orang di sana menahan tawa sekaligus penasaran. "Ayo ngaku aja." Alya mengangkat wajahnya. "Sayang...," panggil cowok itu lagi, membuat Alya melihat ke sekelilingnya. "Nggak usah cari ke sana kemari karena yang namanya Sayang itu kan elo." Alya mengernyit. Geli. Dia menatap cowok itu. Kernyitan di dahinya semakin dalam saat cowok itu melihat ke arahnya sembari tersenyum. "Halo, Sayang?" Cowok itu mengangkat tangannya. "Kenalin, gue Arya." Mulai hari itu, Alya tak tahu bahwa kehadiran Arya ke depannya akan memberi warna dalam hidupnya. Warna-warni. Dan jangan lupakan kelabu. copyright©2019, sirhayani

More details
WpActionLinkContent Guidelines