RAVASYA [END]

RAVASYA [END]

  • WpView
    Reads 134,546
  • WpVote
    Votes 5,918
  • WpPart
    Parts 54
WpMetadataReadComplete Tue, Mar 22, 2022
"Gue mau maafin lo, asalkan lo mau jadi pacar gue?! Gimana?" Syakira terkejut mendengar perkataan dari Rava "gila lo, ga masuk akal, apa hubungan nya coba" "Lo lupa udah bikin gue jadi kayak gini, dan sekarang Lo ga mau tanggung jawab atas apa yang Lo lakuin itu" "Ya terus apa hubungannya, ga masuk akal sama sekali lagian gue udah tanggungjawab ko" "Tapi kan Lo uda...arrrrgghh.." tiba tiba Rava mencekram kepala nya "Sssshhh......" "Awww....." "Aaduuhhh....sshhh.." "Oke kalo gitu gue mau jadi pacar lo" tanpa pikir panjang Syakira mengiyakan keinginan rava "Sshh...Lo bilang apa tadi??" "Gue mau jadi pacar lo!!" *** Hanya karena suatu kejadian Syakira terpaksa menjadi kekasih Rava, bagaimana setelah mereka menjalin sebuah hubungan, apakah Syakira akan menjalani nya sebagaimana hubungan yang semestinya dan menjadi kan Rava sebagai pelabuhan nya atau justru sebalik nya Dan bagaimana perjuangan Rava untuk mendapatkan cinta Syakira dan membuat Syakira melabuhkan hati nya pada diri nya _______________________________________________ Note : baca bismillah dulu sebelum baca ⚠️ Jangan lupa follow, vote, dan komen. (GRATIS!) Maaf bila ada kesalahan baik kesalahan apapun itu 🙏🙏
All Rights Reserved
#136
rava
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • INI CINTA BUKAN BENCI
  • DERA❤
  • Maybe Not You (TAMAT) ✔
  • DRABIA [END]
  • My Crush [ END ]
  • RAFKA [REVISI]
  • RAVSYA
  • Kakak Tingkat ✔ [COMPLETED]
  • Tingkat Tiga

"Seharusnya ini cinta bukan benci tapi kamu sendiri yang membuat cinta ini menjadi benci, Masa masa itu masih tajam di ingatanku kak, disaat kita saling sembunyi dalam ego kita masing - masing. Aku tahu kamu masih mencintaiku, tapi kamu tidak bisa jujur dengan hati kamu sendiri... Entah apa yang kamu pikirkan, aku nggak perduli. Sekarang semua telah berubah. Aku hanya mengenalmu dengan sikap dan tatap saja. Tak pernahkah terlintas di pikiranmu tentang aku? Sejujurnya aku rindu, tapi untuk apa. Kamu takan mengerti. Aku harap dapat pergi dari keadaan ini. Ya, mungkin tak sanggup karna satu kesalahanku, mencintaimu terlalu besar..." Ujar Aira kepada pria yang ada dihadapannya itu. Rafy hanya terdiam seribu bahasa, semua perkataan Aira membuatnya berpikir. "Sekarang, lebih baik kamu pergi. Aku udah nggak perduli. Kamu ingin tahu kan isi hatiku? Itu isi hatiku" Aira pergi berlari menjauh dari Rafy. **** *Guys.. Jangan lupa dibaca ya ceritaku, maaf kalau masih ada salah salah kata. Maklum, masih baru* 😊😊

More details
WpActionLinkContent Guidelines