Fated.

Fated.

  • WpView
    Reads 166
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 8, 2021
All the things are connected, From saying Hello and Goodbye, Between First and Last, Not get along-get along, Until January to December. "Ka! Mau kemanasih?! Sini dulu itu bunda lo manggil juga!" teriak Mala seraya melempar sebelah sandal jempit yang tadinya ia pakai kearah Kafka-usaha agar Kafka mau menghentikan langkahnya. DUK... sebelah sandal perempuan itu tepat mengenai bagian punggung Kafka. "DUH SABAR KEK gue cuma mau kerumah Kaivar bentar ngambil speaker" balas Kafka dengan teriakan yang tidak kalah tinggi dengan Mala. Karena kesal ditimpuk sandal, ide jahil Kafka terpacu untuk melakukan hal yang membuat Mala semakin geram. "EH KAFKA KURANG AJAR! SENDAL GUE! AMBIL GAK?!?!" sandal jepit bermotif batik kebanggaanya dengan cantik mendarat sempurna diatas genteng rumah Kaivar. "Bodoamat siapa suruh nimpuk orang, AMBIL SENDIRI WOO" balas Kafka seraya menjulurkan lidahnya-meledek Mala. "ANAK SETAN!" ucap Mala sangat pelan agar umpatannya tidak didengar tetangga-tetangga rumahnya termasuk mamaya dan Tante Arum-bunda Kafka. Berhubung saat ini dia berada disekitar jalanan depan rumah Kafka. 10 detik setelah Kafka berhasil masuk kerumah Kaivar, ia memunculkan palanya untuk sekedar mengatakan "Woi! Kalah lagi lo, sama kayak nama lo selalu dibelakang. Dibelakang gue. Januari. Selalu terakhir" ujar Kafka memberikan kata-kata penutup atas ledekannya terhadap Mala. Selalu terakhir Selalu terakhir....
All Rights Reserved
#335
chaeyeon
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ANTARA KITA DAN CERITA
  • Our September Moments (Complete)
  • Elvina [COMPLETED]
  • DOSEN or PACAR  [Selesai]
  • Garis Luka
  • AL AL GANG [Complicated]
  • A Twist Of Fate
  • ARSYA: My Naughty Boyfriend (END)
  • Possessive Badboy [END]
  • ON SIGHT (Completed)

Lima sahabat. Satu masa SMA. Tertawa,bertengkar,berlari dalam kenangan dan kehilangan. Ini cerita kita dan bagaimana hal yang kita anggap sederhana, ternyata berarti begitu besar saat berpisah.Ini kisah pertemanan diantara sekelompok remaja yang ingin menikmati indahnya kehidupan, pahitnya kenyataan dan hangatnya kebersamaan. "Kalau masalah pelajaran mungkin gue bakal mundur tapi kalau ada yang sentuh sahabat gue seujung kuku aja! Gue bakal jadi orang pertama yang maju buat mereka sampai akhir" Argani Khanza Nimah "Rumah gue emang hancur tapi berkat persahabatan ini gue bisa merasakan kembali kehangatan rumah yang sempat gue rasakan" Kanaya faustina "Nilai emang nomor satu bagi gue begitu juga sahabat karena mereka support sistem utama gue di saat dunia gue mulai menghitam" Tatianna Ushi Heleina "Umma selalu mengatakan bertemanlah dengan orang-orang baik dan aku akhirnya menemukan mereka yang selalu memberikan aku kenyamanan melindungi ku dari pembuat onar dan selalu mendukung apa yang aku lakukan" Qiana Wafa Yasmin "Disaat orang-orang melihat gue dengan tatapan aneh tapi mereka selalu mengembalikan kepercayaan diri gue yang selalu hampir menghilang dari dalam diri gue, mereka yang selalu percaya dengan kemampuan gue, mereka yang gak pernah merasa risih dengan kehadiran gue walau gender kami berbeda" Kivandra Liam Mahadhi

More details
WpActionLinkContent Guidelines