Our Home

Our Home

  • WpView
    Reads 31
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Feb 24, 2022
Kehidupan yang berkecukupan dan selalu bersyukur membuat Galang Januari menjadi pribadi yang sangat dewasa untuk orang di usia 17 tahun. Hal itu terlihat dari pribadinya yang penyayang kepada keluarganya, adiknya, sahabatnya, serta kerabatnya. Tak jarang ia sangat cinta dengan rumahnya serta lingkungannya. Maka dari itu, ia juga sebisa mungkin untuk selalu memberikan suasana yang positif pada setiap orang yang ditemuinya. Namun, ada satu hal diluar nalar yang harus dialami oleh Galang. Hal itu juga yang membuat Galang akhirnya memiliki banyak musuh, hal yang tidak pernah terfikirkan olehnya sejak dulu. Apakah Galang dapat melewati ini semua? Apakah ia dapat kembali menjadi dirinya sedia kala?
All Rights Reserved
#58
semuaumur
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Paradise
  • Perfect uncle ✓
  • NALA KEENARA [Hiatus]
  • When Two Hearts Collide
  • Semut & Bintang
  • DUNIA VARDAN [REVISI]
  • The Depth Behind The Look (On Going)
  • Oranye Di Langit Senja
  • My Duchess / End
Paradise

(SUDAH TERBIT) PESAN DI SHOPEE LOVELYMEDIA. "Lihat saudaramu yang lain! Mereka berprestasi! Tidak buat onar! Membanggakan orang tua!" Baginya yang terbiasa dibandingkan dengan saudara sendiri, mendengar perkataan itu tak lagi menimbulkan sakit meski sesekali menangis dalam diam. "Woi cupu! Beresin nih sekalian buang sampahnya. Awas aja lo masih bisa santai disini." "Orang kayak lo emang pantes dapet temen?" "Makanya gak usah belagu! Dasar babu!" Lambat laun perkataan mereka tak lagi berefek pada hatinya, apa ini? Apakah ini yang disebut mati rasa? Ternyata ... setelah mati rasa pun ia tetap merasakan pahit yang sulit dijelaskan. Mengapa begitu banyak orang yang membencinya? Apa salahnya? Di mana letak kekurangannya? "Urus diri lo sendiri!" "Dasar manja!" "Qi, urusan abang bukan cuma kamu. Jangan egois." Ah, begitu. Ternyata di mata ketiga saudaranya pun ia terlihat manja dan menyusahkan. Bagaimana ini? Hatinya kini sudah pecah berkeping-keping, ia tak lagi merasakan dirinya sendiri. Harapannya ... sungguh sederhana, semoga kelak Ayah dan ketiga saudaranya dapat kembali menyayanginya. Semoga masa SMA-nya bisa seindah cerita novel yang ia baca. Semoga keinginan itu dapat ia rasakan sebelum ajal menjemputnya dengan paksa. .... Warning: violence, harsh word, bullying, suicide, etc. All picture from pinterest.

More details
WpActionLinkContent Guidelines