Akila

Akila

  • WpView
    Membaca 304
  • WpVote
    Vote 93
  • WpPart
    Bab 24
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Kam, Apr 7, 2022
Duta tersenyum tipis. "Nad?" Akila rasa Duta punya kebiasaan memanggil namanya sekilas, baru kemudian meneruskan ucapannya. "Apa?" "Saya rasa saya dapat alasan baru untuk kembali naik motor." Akila tahu maksud Duta kembali naik motor adalah kembali menyukai dunia motor tanpa harus mengingat kepergian sang ayah. "Apa itu?" tanyanya. Duta menoleh. "Kamu." Untuk beberapa detik yang hanya diisi keheningan, Akila rasa dia jatuh cinta, pada laki-laki yang barusaja bilang bahwa sepeda motor adalah cinta pertamanya. *** "Kil," panggil Naufal. Akila melirik tanpa menjawab. "Jangan menghindar." Bukan. Ini bukan sesuatu yang ingin Akila bahas. Maka saat hatinya memohon agar Naufal bungkam saja atau bahas sesuatu yang lain, tangan Akila tanpa sadar mencengkram pulpennya dengan lebih kuat. "Aku bertanya bukan untuk dapat jawaban." "Semua orang butuh jawaban untuk pertanyaannya," bantah Akila. "Berarti aku bukan salah satu dari semua orang itu." Akila memilih bungkam, lagi. Benar-benar kehabisan kata menghadapi laki-laki satu ini. "Kamu perbolehkan atau tidak, aku tetap sudah terlanjur menyukaimu," jelas Naufal. "Tidak bisa begitu!" protes Akila. Naufal berusaha tidak terpengaruh pada kerasnya Akila. "Kenapa?" "Kamu tidak boleh menyukaiku, karena aku tidak bisa membalasnya." "Kila, aku menyukaimu bukan artinya kamu juga harus menyukaiku. Ini hatiku. Jadi, aku berhak menyukai siapa saja dan kamu tidak bisa melarangnya." *** TEMUKAN DIALOGNYA DALAM CERITA!!! Start publish: 23 Januari 2022 Update setiap hari kamis dan minggu (2 kali seminggu).
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#265
anakmotor
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • "He's mine"
  • AIRLANGGA  |NEW VERSION|
  • Destiny Line
  • FROM HATE TO LOVE
  • My Evil Girlfriend (End)
  • transmigrasi figuran End (Revisi)
  • [END] Cewek Sinting Vs Perfect Boy
  • SECRET | END
  • Menjelajahi Novel Bersama Sistem [On Going]
  • LYVARU

"You are mine, baby." Bisik Rea tepat di telinga kanan Raga. Rea tersenyum miring setalah melihat wajah Raga yang kebingungan. Segala cara akan dilakukan Rea untuk mendapatkan kemauannya, apapun resikonya. "Usaha." Celetuk Raga, langkah Rea seketika terhenti setelah mendengar jawaban dari laki-laki yang dengan santainya tidak salah tingkah karna ulahnya. ••••••••••••••• "Gue suka sama lo, ayo jadi cowo gue mau gaaa?!!" Paksa Jess padanya. "Harus bisa main panah-panahan naik kuda kalo sama gue." Tutur Aghaion menjawab paksaan dari Jess kepadanya. ••••••••••••••• "Rea, gantiannn, aku ingin merasakan dunia ku itu." ••••••••••••••• "Kakaaa, De-de ta-takut pa-papahh." •••••••••••••••• Ada beberapa kata-kata sarkas, tidak untuk ditiru ges yaa!! Ada perilaku yang tidak layak untuk dilakukan jangan ditiru juga, mungkin yang lainnya juga. Ini murni dari otak saya sendiri, bukan dari mengikuti cerita orang lain, jangan plagiat, plagiat keningnya kelap-kelip. #Ini adalah akun author yang aslinyaa yaa, aku ganti akun kesini, yang dulu bisa di hapus aja. Jangan mau jadi silent readers yaaaa‼️‼️

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan