Story cover for ReFel  by Faafiaa
ReFel
  • WpView
    Reads 88
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 7
  • WpView
    Reads 88
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 7
Ongoing, First published Jul 16, 2021
Dulu, aku paling nggak suka sama cowok beragama tinggi. Aku pernah dipermalukan karena kecerdasannya.

Namun sekarang, aku merasa jadi cewek gila. Aku mencintai cowok beragama tinggi. Dia adalah cowok kaku yang jika bertemu dengan cewek malah nunduk dan komat-kamit.

Hey, apakah seleraku turun?

Tapi aku nggak bisa membiarkan perasaan cinta ini hadir tanpa jembatan. Aku harus membuat dia suka kepadaku.

Kamu mau tahu ceritaku bermusuhan dengan sahabat karena cowok beragama yang sama sama kami cintai? Ikutin aku terus ya. Jangan sampai kamu mati karena penasaran.wkwk
All Rights Reserved
Sign up to add ReFel to your library and receive updates
or
#57elina
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
IGNITES  cover
ZALLEO [On Going] cover
Badai Tak Berujung [ON GOING] cover
Only You [Slow Update] cover
satu Hati Beda Agama  cover
BE A RAINBOW cover
🎀Sahabat Jadi Cinta🎀  cover
Cewek 'Balok Es'    {On Going} cover
are YOU for ME? (Completed) REVISI cover
If I Don't Hurt You (END) cover

IGNITES

80 parts Complete

(Tersedia Versi eBook) Mendengar namanya saja sudah membuat Wilona bergidik ngeri, apalagi bertemu dengan sosoknya langsung. Mungkin Lona akan kabur begitu melihat bayangannya saja. Jaglion, si cowok paling sadis 'katanya'. Bukan hanya wajahnya yang terlihat dingin, namun sikapnya juga sama. Wilona berharap tidak akan berurusan dengan cowok itu. Dia tidak ingin atmosfernya bersinggungan dengan Jaglion, meski tanpa sengaja. Namun takdir berkata lain. Hari dimana mereka bertemu adalah hari paling sial bagi Wilona. 🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮 "Jadi pacar gue atau jadi buronan?" Tawar Jaglion. "Lebih baik gue jadi buronan daripada harus jadi pacar lo!" Tolak Wilona. "Oke," Jaglion tersenyum smrik. "Gue kasih lo dua kesempatan dalam waktu 24 jam." "Dan gue nggak akan gunain kesempatan itu meskipun lo kasih waktu sampe setahun!" "Ingat, Lona, gue nggak kasih kesempatan itu ke orang lain." "Gue harap gue adalah orang lain itu," kukuh gadis itu. 🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮