Dari Carla untuk Arkan

Dari Carla untuk Arkan

  • WpView
    Reads 71
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 18, 2026
Arkan, seperti bunga. Yang ketika kau petik, maka ia akan layu. Dengan takdirnya membuat indah, memikat dan menipu mata. Carla seperti kupu-kupu, yang dengan senang hati hinggap menikmati keindahan sang bunga. Tak seperti lebah, yang jatuh cinta pada madunya. Kupu-kupu hanya singgah, lalu pergi ketika hembusan angin membawanya. Berawal dari penasaran pada Arkan, senior kelas musik yang membuat Carla begitu mengingat momen awal pertemuan mereka. Arkan yang tampan seperti pria mitologi Yunani, bedanya dia lebih manis karena kulit sawo matangnya. sangat baik, Arkan begitu ramah, sopan, berwibawa dan tegas. ia seperti memiliki jiwa pemimpin, ksatria dan malaikat dalam satu badan, itulah anggapan Carla ketika mendengar nama Arkan. tapi Arkan adalah dewa cinta, siapapun akan tertarik pada pesonanya. dan Arkan tau itu, serius dan bertahan pada satu gadis hampir seperti hal mustahil untuk Arkan. Carla tanpa pikir panjang langsung menjatuhkan hatinya pada lelaki populer kampus, bahkan saat pandangan pertama mereka. dalam kekaguman dan cinta dalam diamnya, Carla berusaha untuk mendapatkan kemungkinan terbaiknya. (Based on true story, so please don't copy my story)
All Rights Reserved
#611
kampus
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lady Antagonis (TAMAT)
  • Kanaya dan Arkana
  • When He Wants Me
  • Antagonis Kesayangan Ku! END ✔️
  • Kelas A [End]
  • Friendship Goals
  • JANUARGHA
  • Would You Be Mine
  • Masuk Kedalam Komik BL [END]

Kehidupanku biasa saja. Membosankan dan menyebalkan. Entah mengapa ibu-ibu kaum nyinyir melabeliku sebagai orang bermasalah. "Oke, aku kuat." Itulah yang berkali-kali aku tanamkan dalam benak. Kuat. Kesehatanku memburuk akibat kebiasaan hidup tidak sehat; begadang, telat makan, makan makanan rendah gizi, dan tambahan beban pikiran. Begitulah akhir kisahku, salah satu korban kerasnya kehidupan, berakhir. Sayangnya aku salah! SALAH BESAR. Aku justru terlempar ke dalam novel ciptaan temanku sebagai Laura. Aku tidak keberatan menjalani hidup kedua. Namun, beda cerita bila aku adalah si antagonis yang bahkan tidak memiliki aset bernilai jutaan. Izinkan aku hidup mewah! Mewah! Oke, lupakan mengenai hidup sebagai nona besar. Masa bodoh dengan plot, mengubah cerita, merayu tokoh utama, dan bersikap baik kepada Sarah, si FL. Berhubung aku menempati Laura ketika dia masih SMA, maka lebih baik aku mempersiapkan hidup di masa depan semapan mungkin. Dengan kata lain: Sayonara, wahai para tokoh mulai dari kelas kroco sampai kakap. Aku akan hidup mandiri dan silakan saling bunuh memperebutkan Sarah. Aku tidak peduli! Akan tetapi, semua karakter sepertinya ingin mengganggu rencana hidup mandiriku. Mulai dari FL yang ngotot ingin menolongku, ML justru menawariku aset senilai jutaan, bahkan Villain pun mulai berubah haluan mencari cinta. Pasti ada yang salah dengan mereka semua. Mereka aneh! ANEH. Oh tolong, tolong izinkan aku hidup damai. Oke?

More details
WpActionLinkContent Guidelines