Di Kala Senja Menyapa

Di Kala Senja Menyapa

  • WpView
    Leituras 44
  • WpVote
    Votos 8
  • WpPart
    Capítulos 8
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização ter, set 21, 2021
Menceritakan tentang seorang perempuan yang mempunyai luka di masa lalu, lalu dipertemukan dengan seorang laki-laki yang mempunyai banyak luka hati. Siapa yang menyangka, pertemuan tersebut justru dapat saling menyembuhkan satu sama lain. Luka, kehilangan, penyesalan. Akankah mereka mampu melewati semuanya?
Todos os Direitos Reservados
#4
ibra
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Senja Diantara Dua Langit
  • SENSITIVE (Sudah Tersedia Dishopee)
  • Aluka (Proses Penerbitan)
  • Menyerah atau Bertahan?
  • Setia Di Hati (Selesai)
  • Cawa
  • SILENTIUM || End✓
  • Amara&Sean

Di tengah dunia yang terus bergerak, ada satu jenis kehilangan yang sunyinya tidak bisa dijelaskan kehilangan yang datang bahkan sebelum sempat dipeluk. Buku ini adalah kisah tentang duka yang sunyi, tentang dua manusia yang berusaha bertahan setelah kehilangan anak yang belum sempat mereka genggam. Di balik peran sebagai penyelamat dalam dunia kebencanaan, tersimpan satu kenyataan yang tidak bisa dihindari: bahkan orang yang paling tahu cara menolong, bisa kehilangan arah ketika luka itu datang dari dalam rumahnya sendiri. Ia, yang terbiasa menjadi orang pertama di garis depan, yang tahu bagaimana menenangkan penyintas, meredakan trauma, dan menyalakan kembali harapan, kini harus menghadapi kenyataan bahwa yang paling membutuhkan pertolongan adalah istrinya dan dirinya sendiri. Tidak ada pelatihan untuk rasa bersalah yang tak bisa dihapus, tidak ada protokol evakuasi untuk jiwa yang patah. Buku ini bukan tentang heroisme, tapi tentang rapuhnya manusia. Tentang bagaimana kehilangan bisa mengubah arah hidup, meruntuhkan yang kokoh, dan memaksa seseorang untuk kembali belajar berjalan pelan-pelan, di atas puing-puing harapan. Sebuah catatan jujur tentang duka, cinta, dan upaya untuk kembali pulang pada diri sendiri, meski tak lagi utuh.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo