Pantas kah aku

Pantas kah aku

  • WpView
    Reads 31
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 18, 2021
''Di masa SMA aku Syafika Raquella mengalami perubahan yang sangat drastis'' Entah dari mana mula nya aku merasakan perubahan dalam diriku hampir 100% ternyata selama ini aku terlena akan semua aku sadar... karna dia orang yang ku damba, dia yang sempurna dan dia yang istimewa namun aku salah aku berubah karna dia, bukan karna sang pencipta, bagaimana? apakah pencipta ku kecewa? apakah pencipta ku cemburu? aku berubah bukan karena nya aku rajin ibadah semata mata demi mendapatkan cinta dia. ya tuhan aku sangat lah salah dan akhirnya aku sadar yang indah hanyalah cinta mu Ya Rabb ku
All Rights Reserved
#807
pondok
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SENJA UNTUK ALESHA
  • I Can't Loving You
  • Assalamu'alaikum Cinta
  • Aurakham (Aurora & Arkham) [End]
  • Dia dan Doa
  • cinta jalur langit
  • Married With Me (TAMAT)
  • Badgirl Masuk Pesantren (END)
  • Sahabat Until Jannah

Hai, namaku Alesha Zahrasyla. Sengaja ku tulis cerita ini untuk mengenang orang-orang berharga yang pernah ada di beberapa episode hidupku. Di episode pertama, kalian akan menemukan Jihan. Dia sahabatku. Dia humoris, humble, tapi terkadang karakternya tercipta dengan sedikit berlebihan. Di episode kedua, kalian akan menemukan seseorang yang sebenernya aku sangat menyayanginya, tetapi aku sangat bertolak belakang saat dia kembali lagi bersamaku, aku sangat kecewa kepadanya. Di episode ketiga, kalian akan menemukan sosok yang sangat aku cintai dan aku berharap bahwa dia dan aku akan saling mencintai lebih lama. Di episode terakhir, kalian akan menemukan sosok Alesha yang begitu kacau dan tak tau arah. Dan di situlah bagian dari cintanya muncul, meyakinkan bahwa dirinya harus tetap hidup dan tumbuh sebagai ungkapan syukur dari beberapa episode yang sempat ia kufuri kenikmatannya dari sang Pencipta. "Cinta itu tulus, tidak mengharap imbalan, juga tidak diperhitungkan."

More details
WpActionLinkContent Guidelines