P-A-I-N
  • WpView
    LECTURES 26
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Chapitres 4
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication lun., juil. 19, 2021
"Kesalahan kau telah menyukai orang seperti ku" "Kau hanya akan merasakan rasa sakit" -Afzam Dwipradipta ... "Maaf telah membuatnya menjadi seperti ini" "Maaf telah membuatmu tenggelam dalam rasa sakit" -Erina Asyifa ... Semua bermulai ketika aku bertemu dengannya di perpustakaan sekolah. Pertemuan yang sangat biasa. Namun, terbesat dipikiranku bahwa "aku ingin dekat dengannya" Dan setelah dekat dengannya.... Ternyata tidak berjalan semulus perkiraanku "Dia adalah lelaki favorit, yang pertama kutemui" -Erina Asyifa
(CC) Attribution - Partage dans les mêmes conditions
#236
virtual
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • EPIPHANY
  • Terima kasih Ravindra
  • ELZEAN [On Going]
  • Arsyilazka
  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • APRIL
  • Because I'm Stupid (End)
  • Sincere (Nara)
  • Jodohku
EPIPHANY

Rania berada di ambang kebingungan. Antara memilih Elang atau 'dia' yang sebelumnya pernah ada di hatinya. Hubungan yang awalnya berjalan baik-baik saja, perlahan retak di saat Rania mencoba untuk pergi tanpa melukai. Namun, Rania melupakan satu hal yang pernah Elang katakan. Perihal laki-laki cuek itu yang tak suka dibohongi, dikhianati, dan dipermainkan hatinya. Bahkan dia juga melupakan beberapa hal penting lainnya. Perihal bahwa dirinya adalah salah satu kesukaan Elang akhir-akhir ini. Di titik ini, Rania mencoba untuk menyatukan dua hal tersebut sekaligus. Bisakah dirinya pergi tanpa melukai? Atau bahkan Elang sendiri yang akan mundur setelah mengetahui siapa laki-laki yang sempat singgah di hati gadis manis yang disukainya? * * * "Maaf, Elang. Di sini aku mau kamu paham bahwa yang selalu ada, tak menjamin akan menjadi peran utama. Karena bagiku, kamu hanyalah peran pengganti yang kebetulan bersedia untuk menyembuhkan luka yang pernah diciptakan olehnya." Benarkah hubungan keduanya kandas sampai di sini? * * * Salam sayang, Nur Azizah

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu