Senandung Senja

Senandung Senja

  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 18, 2021
Lembayung Senja hanya ingin bahagia dengan kasih sayang dan perhatian dari sang ayah. Namun, kesalahpahaman yang terjadi di masa lalu pada orang tuanya, berimbas pada kehidupan Senja. Di saat hati dan raganya sudah merasa lelah, Fajar hadir menjanjikan pertemanan yang tulus. Namun ternyata di balik semua itu, ada niat terselubung yang direncanakan oleh Fajar untuk menghancurkan Senja. Membuat gadis itu kembali merasakan kecewa dan sakit yang teramat dalam.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Senja dan Jingga
  • LANGIT SENJA  (End)
  • Laut dan Senja (TAMAT)
  • Sejuta Senja (Versi Revisi)
  • Amara&Sean
  • With(out) you
  • BLUE HOUR (Rona Senja di Langit Biru)
  • Fajar & Senja
  • Senja Kaylara [ END ]

Senja itu indah, bukan? Dia terlihat menenangkan, damai, namun apa yg kita tahu lebih dari itu? Mungkin saja dia menyimpan emosi, dan kesedihan di dalamnya? Dan jingga, dia tak akan lepas dari senja. Senja dan Jingga yang ditakdirkan harus tetap bersama, saling melengkapi oleh semesta. Tanpa jingga, tidak akan ada yang namanya senja, dan tanpa senja, jingga pun tidak bermakna. Mereka akan sempurna saat bersama. Namun, ini bukanlah tentang senja berwarna jingga yang berada di atas langit sana--mereka hanyalah seorang kakak-adik yang saling melengkapi. Tentang Jingga--sang kakak yang harus menjadi tulang punggung keluarga, jadi ayah serta ibu untuk adiknya, dan harus tetap kuat disaat jiwa dan raganya sudah lelah. Semua itu hanya demi satu orang--adiknya. Senja. Senja terlahir tidak normal seperti anak-anak lainnya. Dia memiliki gangguan spektrum autisme hingga seringkali Jingga merasa cemas saat harus meninggalkan sang adik. Tak ada kerabat yang peduli, bahkan ayahnya pun lepas tangan, ia jarang sekali pulang. Kalaupun ia pulang, hanya untuk menuntut uang pada Jingga--untuk berjudi dan mabuk-mabukan. Di tengah kerasnya kehidupan Di tengah kejamnya dunia Akankah Jingga menemukan cahaya bersama Senja? Ataukah Jingga dan Senja akan tenggelam, hilang ditelan langit yang gelap?

More details
WpActionLinkContent Guidelines