Inner Peace (Berhasil Terbit)

Inner Peace (Berhasil Terbit)

  • WpView
    MGA BUMASA 53
  • WpVote
    Mga Boto 17
  • WpPart
    Mga Parte 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Thu, Aug 19, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Gadis berbadan berisi dengan rambut cepol andalannya, berusaha menerka keinginan semesta. Ia selalu mendapatkan cinta yang berujung dengan mengikhlaskan. Ingin rasanya ia mempertanyakan kejelasan. Tentang cinta yang didapatkan dan berujung dengan mengikhlaskan. Cintya 'sahabatnya' ternyata menutupi rahasia besar tentang laki-laki itu. Ia membohongi diri sendiri untuk hati yang lebih berarti. Anak dari teman ayahnya ternyata tidak pernah searah. Bahkan hingga seseorang berhasil membuatnya trauma. Akankah ia bertahan atau memilih untuk melarikan diri? Cerita ini ditulis kembali dari akun Facebook @mabetsrave Bergabung di Adu Jotos batch 2 HWC Publisher ©Copyright 2021 Mabetsrave 📸 Diterbitkan oleh @HWCPublisher Anak Pertama @MabetsRave
All Rights Reserved
#14
adujotoshwc
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Coffee Of My Life
  • Endless Love [ON GOING]
  • INDESTRUCTIBLE [TAMAT]
  • A New Beginning
  • Sebuah Rasa
  • NOISY SOUL [Ongoing]

Sebuah kisah cinta, kisah persahabatan dan kisah keluarga. Kisah yang menceritakan pahitnya kehidupan saat menjadi dirinya. Dia gadis bodoh yang semakin hari terdesak keadaan. Menjerit meminta tolong pada angin yang tak menghiraukannya. Apa mungkin kalian percaya pada keajaiban sebuah kesetiaan dalam penantian panjang? Ibunya mungkin suatu saat akan meninggalkannya dan pria itu mungkin bukan cinta sejatinya, tapi di sudut ruang dalam setitik cahaya yang menjadi satu-satunya harapan, ia mencoba mengukir akhir kisah yang manis. -- Sakit. Rasanya sakit sekali. Aku seperti menggores tubuhku dengan pisau yang kugenggam sendiri. Namun sebelumnya tanpa kusadari, aku terlebih dulu menikamnya. Lalu, bagaimana cara menolongnya sementara tangankupun tak sanggup lagi bergerak? Apa permintaan maaf masih bisa ditoleransi? -COMPLETED-

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman