Story cover for D.E. by rinaiblue
D.E.
  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published Jul 18, 2021
Yang kuingat selalu seperti ini, saat senja mulai menampak, lelaki itu pun menunggunya di depan gerbang sekolah. Bayangannya selalu tersembunyi diantara bebatuan dan pohon rindang, hanya netranya yang selalu mengikuti setiap bayangan yang melewati gerbang sekolah tua itu. 

Kegugupan dan rasa tak tertahankan selalu bisa terlihat dalam mata itu setiap menunggunya. 

Aku bisa merasakan bagaimana saat lelaki itu melihatnya keluar dari gerbang lusuh sekolahnya, sekujur senja pun akan kehilangan cahayanya saat melihat betapa bersinar netra sang lelaki.

Aku bertanya-tanya, apakah benar sang lelaki hanya akan menatap dan menunggunya secara diam-diam? Apakah dia benar - benar sanggup menunggu dan tanpa memperlihatkan bahwa dia peduli padanya. 

Berjalan setiap hari, setiap minggu, berganti bulan, sehat, sakit pun, dia akan terus melakukannya. Lelaki itu hanya bisa memilikinya lewat sang netra tanpa bisa merasakannya lewat sentuhan nyata.

Aku benar - benar ingin menangis saat ku ingat kata - katanya 
"Aku benar-benar ingin menjagamu walaupun tanpa rasa keberadaan ku pada dirimu"

Untuk "DIA" aku sembahkan cerita ini.
All Rights Reserved
Sign up to add D.E. to your library and receive updates
or
#21de
Content Guidelines
You may also like
Air Mata Elara  by yukipikaa
30 parts Ongoing
"Lingkungan ini sungguh toxic, Sya. Padahal ini SMP impian ku." -Elara Lovelya Evanzha- "Aku bakal terus nemenin kamu dan aku gak mau, El. Lihat kamu punya banyak trauma bullying karena aku tahu rasanya di-bully itu gimana." -Rasya Erga Arsyaka- Cerita ini asli karangan author, jika ada kesamaan itu ketidaksengajaan dan tidak bermaksud melanggar hak cipta. Dan plagiat silahkan pergi jauh ❗⚠️ Mohon maaf karena cerita ini sedikit disertai dengan Bahasa Jawa, dan juga ada kata-kata yang kasar, mohon pengertiannya. °°° Semua orang merasa bahagia ketika ia diterima di salah satu sekolah impian, akan tetapi itu menjadi hal yang berbalik bagi seorang gadis berambut kepang yang bernama Elara. Dia sama sekali tidak merasakan kebahagiaan apapun saat dia diterima di SMP impiannya, malah yang ia rasakan hanya sebuah kesengsaraan, kebohongan, penyiksaan, bahkan masa putih biru bagi Elara adalah jebakan neraka. Namun, itu berubah setidaknya 40% saat ia bertemu dengan seorang laki-laki tampan yang bernama Rasya, awalnya Elara tidak menyangka jika Rasya selalu baik dan menolongnya walaupun Rasya dikenal begitu cuek dan dingin, bahkan Rasya sering membela Elara saat gadis itu mengalami perundungan. Akankah Rasya bisa membuat Elara bertahan di dalam lingkungan penuh pembullyan yang tidak kenal ampun? °°° Semoga kalian enjoy dengan cerita ini and jangan lupa tinggalkan jejak seperti vote dan komen. Dan hargai penulis dengan cara tidak menjiplak karya nya. Start: 28-9-2024 Finish: - Note: Seluruh chapter sedang direvisi dan sebagian chapter alurnya akan diubah, jadi mohon dimaklumi jika kalian menemukan komentar yang tidak sesuai dengan isi ⚠️.
You may also like
Slide 1 of 9
We Are One cover
Air Mata Elara  cover
ELGITA  (TERBIT) cover
Badai Tak Berujung [ON GOING] cover
EPIPHANY cover
Terima kasih Ravindra cover
SUARA BIA (TAMAT) cover
VIVIAN'S STORY (COMPLETE)✓✓ cover
Broken ? cover

We Are One

7 parts Complete

[FOLLOW DULU SEBELUM BACA!] JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK! "Menurut lo cinta itu apa?" tanya seorang gadis. "Perasaan sayang seseorang kepada lawan jenisnya. Misalnya kalo kita cinta sama seseorang, orang itu akan lebih sering ada di fikiran kita, jadi sering ngerasa rindu sama dia, ngerasa seneng kalau ada disamping dia, dan banyak hal lagi." jelas seorang lelaki. "Berarti gue cinta sama lo" "Ha?" tanya lelaki itu. "Gue ngerasain itu semua sama lo" "Tapi gue nggak cinta sama lo" Gadis itu melihat lelaki yang duduk disebelahnya. "Trus apa gunanya hati gue diciptain, kalo nggak bisa ngerasain balasan cinta dari lo?" "Fungsi hati lo banyak. Untuk membersihkan darah, produksi protein, menyimpan nutrisi, netralisir dan menawar racun, dan lain-lain." "Maksud gue bukan itu. Pokoknya gue nggak mau tau. Lo harus tanggung jawab karena udah buat gue baper." "Nggak mau" "Pokoknya sekarang kita pacaran. Titik."