D.E.
  • WpView
    Leituras 8
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Capítulos 2
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização seg, set 6, 2021
Yang kuingat selalu seperti ini, saat senja mulai menampak, lelaki itu pun menunggunya di depan gerbang sekolah. Bayangannya selalu tersembunyi diantara bebatuan dan pohon rindang, hanya netranya yang selalu mengikuti setiap bayangan yang melewati gerbang sekolah tua itu. Kegugupan dan rasa tak tertahankan selalu bisa terlihat dalam mata itu setiap menunggunya. Aku bisa merasakan bagaimana saat lelaki itu melihatnya keluar dari gerbang lusuh sekolahnya, sekujur senja pun akan kehilangan cahayanya saat melihat betapa bersinar netra sang lelaki. Aku bertanya-tanya, apakah benar sang lelaki hanya akan menatap dan menunggunya secara diam-diam? Apakah dia benar - benar sanggup menunggu dan tanpa memperlihatkan bahwa dia peduli padanya. Berjalan setiap hari, setiap minggu, berganti bulan, sehat, sakit pun, dia akan terus melakukannya. Lelaki itu hanya bisa memilikinya lewat sang netra tanpa bisa merasakannya lewat sentuhan nyata. Aku benar - benar ingin menangis saat ku ingat kata - katanya "Aku benar-benar ingin menjagamu walaupun tanpa rasa keberadaan ku pada dirimu" Untuk "DIA" aku sembahkan cerita ini.
Todos os Direitos Reservados
#66
kesalahan
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • ADEUS
  • Hati Yang Beku
  • Juan [REVISI]
  • EPIPHANY
  • BULAN [Selesai]
  • ELGITA: Yang Tak Pernah Terucap (Revisi)
  • Dear of Natasya
  • Gone(✔)🔚
  • GERA (SUDAH TERBIT)
ADEUS

"Apa yang lo suka dari dia? " "Gue nggak inget warna matanya, nggak inget bentuk rambutnya, nggak inget senyumanya.Tapi Ini bukan seberapa gue hafal tiap bentuk fisiknya,tapi ini lebih ke apa yang gue rasain saat ada didekatnya ". "Yaitu nyaman.. " -Bara Athala- Cinta yang menantang takdir,saat tak ada kata restu dari semesta,bahkan langit pun tak bisa menyatukannya dan membuat jarak seperti bulan dan matahari,, saat itu juga semesta menciptakanya,yang tidak bisa ditentang siapapun.. {ADEUS }....

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo